• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Budaya

Komisi PAK PGIS Kota Depok Gelar Bimtek Pembekalan Aktivis Gereja

admin
17 September 2022
/ Budaya, Pendidikan
0 0
0
Komisi PAK PGIS Kota Depok Gelar Bimtek Pembekalan Aktivis Gereja

Peserta kegiatan penyegaran aktivis gereja anggota PGI-S Depok. (f. Rohana/galasibot.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Depok I Galasibot.co.id

Komisi Pendidikan Agama Kristen ( PAK) PGI-S Kota Depok memberikan pembekalan dan penyegaran kepada aktivis gereja anggota PGI-S Depok dalam penyelenggaraan pendidikan agama kristen di gereja, yang digelar selama 2 hari, tanggal 10 dan 17 September 2022 yang dibuka oleh ketua Umum PGI-S Pdt. Romy S. Pallit , di aula gedung gereja BNKP, Pancoran Mas Depok.

Baca Juga

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

Wali Kota Medan Minta Putra-Putri Kebudayaan Kuasai Sejarah hingga Kuliner Daerah

Gubernur Sumut Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Tuntas dan Dukungan Kampus IV UMSU

Dalam kegiatan ini dihadirkan 4 narasumber diantaranya, Agus Purwanto M.Pd, Ranto Tampubolon S.Th M. Pdk, Epraim Sembiring M.Th, Silvya Mutiara Sitorus S.Th, mengusung tema ” Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran PAK di gereja” yang diikuti oleh 75 peserta aktivis gereja-gereja di kota Depok.

Di Sela kegiatan, ketua komisi PAK PGI-S , Agus Purwanto M.Pd menerangkan bahwa di hari pertama diawali dengan kebaktian yang dipimpin oleh Pdt. Linda dan di hari pertama ini ada 2 sesi, disesi ke-1 yang menjadi pembicaranya Ranto Tampubolon dari Kemenag pengawas pendidikan agama kristen yang mau terlibat di komisi PAK PGIS dengan materi yang dibawakan “Bagaimana menjadi seorang guru” dikarenakan memang latar belakang para aktivis Gereja ini kebanyakan lulusan sarjana ekonomi, akuntan, informatika dan lainnya sementara lulusan teologi atau PAK paling sekitar 20 persen dan sesi ke-2 dibawakan oleh Epraim Sembiring yang juga seorang guru SMAN di Jakarta sekaligus Wakil Ketua Komisi PAK dengan materi Kurikulum Gereja dan Sekolah. Di hari ke-2 juga ada 2 sesi, sesi pertama dibawakan oleh Silvya dengan materi administrasi guru, sesi ke 2 materi penilaian PAK yang disampaikan oleh dirinya sendiri, jelasnya.

“Latar belakang diadakannya kegiatan ini dikarenakan saya terenyuh ketika ada laporan dari jemaat, ada seorang anak tinggal kelas karena nilai agama kristen nya tidak ada, padahal anak tersebut pintar, dari situ saya melihat ada apa ini, di sekolah tersebut juga tidak ada guru agama Kristen, sementara ketika diminta nilai dari gereja, ternyata pihak gereja pun tidak memberi dikarenakan memang keluarga ini tidak pernah ke gereja, anaknya juga tidak pernah ke gereja dari situlah saya berpikir kita harus turun, bagaimana agar hal seperti itu Gereja memfasilitasi, di gereja itu juga bukan hanya sekolah minggu namun ada kurikulum sekolah juga, ada sinkronisasi,” jelasnya.

kata Agus lagi, memang masih banyak tugas, di mana masih banyak sekolah yang belum ada pengajar guru agama Kristen.

“Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini berharap agar seluruh peserta aktivis gereja yang sudah mengikuti pembekalan ini bisa langsung melaporkan kepada majelis ataupun Gembala Gereja untuk mengambil kesempatan ini kita perhatikan anak kita, pendidikan agama kristen tidak harus di sekolah namun bisa diadakan di gereja dan kemungkinan kedepan kantor PGIS juga bisa dipakai untuk kegiatan PAK, dengan dibuatkan jadwalnya, sehingga kedepannya anak-anak kita yang agama kristen di sekolah tidak ada yang namanya tidak mempunyai nilai agama Kristen, tidak ada istilah kita ditolak karena semua sudah sesuai dengan aturan yang ada dan sesuai dengan kurikulum dari dinas pendidikan,” pungkasnya, Sabtu ( 17/9/22).

Di kesempatan yang sama peserta Bimtek dari POUK Pelita Johana didampingi oleh Rani, berpendapat kegiatan ini sangat baik, “Positif banget, karena latar belakang kami bukan guru PAK, sehingga hal ini sangat menolong kami untuk lebih menata dalam pemberian materi kedepan diharapkan terus diadakan kegiatan seperti ini, juga diharapkan setelah kegiatan ini dari Komisi PAK ada solusi sesuatu yang dihasilkan seperti keseragaman modul bahan ajar dengan kurikulum sekolah,” harapnya. (*)

Penulis berita :Rohana/editor: Pangihutan Sinaga

SendShareTweet
Kembali

Monitoring Ketersediaan BBM, Personil Polsek Bandara Kualanamu Laksanakan Patroli ke SPBU

Lanjut

Pedagang Balige Tantatangani Persetujuan Pembagian Lapak Pedagang

Baca Juga

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan
News

62 Tahun PMKRI Pematangsiantar: Bertumbuh dalam Persaudaraan, Mengabdi dalam Perjuangan

5 Oktober 2026
Wali Kota Medan Minta Putra-Putri Kebudayaan Kuasai Sejarah hingga Kuliner Daerah
Budaya

Wali Kota Medan Minta Putra-Putri Kebudayaan Kuasai Sejarah hingga Kuliner Daerah

2 Oktober 2026
Gubernur Sumut Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Tuntas dan Dukungan Kampus IV UMSU
Medan

Gubernur Sumut Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Tuntas dan Dukungan Kampus IV UMSU

28 September 2026
Proyek Rehab Gedung A Disdik Sumut Rp2,7 Miliar Gagal Tender, Pokja Gugurkan Penawar Tunggal
Medan

Proyek Rehab Gedung A Disdik Sumut Rp2,7 Miliar Gagal Tender, Pokja Gugurkan Penawar Tunggal

23 September 2026
Bawa Misi Budaya, Wali Kota Medan Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh Malaysia
Medan

Bawa Misi Budaya, Wali Kota Medan Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh Malaysia

22 September 2026
Sinergi PPTSB dan Pemkab Samosir: Mengikat Budaya, Mendorong Ekonomi, dan Membangun Pariwisata Global
Budaya

Sinergi PPTSB dan Pemkab Samosir: Mengikat Budaya, Mendorong Ekonomi, dan Membangun Pariwisata Global

20 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Diminta Jaga Kredibilitas APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In