Medan | galasibot.co.id – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Gang Keluarga, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Mereka akhirnya menikmati akses jalan mulus setelah menanti selama sekitar 15 tahun.
Wilayah permukiman tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah dengan kondisi jalan rusak dan sering tergenang air. Pemerintah kelurahan kini merampungkan perbaikan jalan lingkungan menggunakan konstruksi rabat beton.
Lurah Kwala Bekala Irwanta Ginting mengonfirmasi rampungnya pengerjaan infrastruktur tersebut pada Kamis, 3 September 2026. Ia menyatakan kondisi infrastruktur sebelumnya sangat memprihatinkan bagi mobilitas warga sehari-hari.
Kondisi Jalan Sebelumnya yang Memprihatinkan
Aspal lama di kawasan tersebut telah terkikis habis sejak belasan tahun lalu. Kontur wilayah yang menanjak serta berbentuk cekungan membuat kawasan itu rawan genangan air.
Kondisi tersebut menyerupai bentuk sebuah kuali besar saat musim hujan turun. Genangan air kerap merendam badan jalan hingga menyulitkan aktivitas pengendara motor maupun pejalan kaki.
“Warga atau pengendara sering mengeluh karena kaki mereka sampai basah,” ujar Irwanta Ginting menggambarkan situasi masa lalu.
Realisasi Pembangunan di Era Kepemimpinan Baru
Warga merasakan angin segar pada masa kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap. Pemerintah daerah mengucurkan anggaran khusus untuk merespons keluhan masyarakat setempat.
Akses jalan tersebut memegang peranan vital karena menghubungkan beberapa wilayah penting. Jalur ini menghubungkan Gang Keluarga dengan Gang Toba serta kawasan Gang Bersama.
Proyek fisik tersebut kini telah rampung sepenuhnya mencapai seratus persen. Panjang jalan yang dibeton mencapai 103 meter dengan lebar efektif 2,60 meter.
Kelancaran arus lalu lintas warga kini pulih sepenuhnya tanpa hambatan genangan air. Pendanaan proyek pembangunan ini bersumber dari alokasi Dana Kelurahan tahun berjalan.
Antusiasme Warga dan Imbauan Menjaga Infrastruktur
Antusiasme tinggi dan rasa syukur terlihat jelas sejak awal pengerjaan proyek dimulai. Warga menyambut kedatangan para pekerja bangunan dengan penuh sukacita di lokasi.
Irwanta Ginting menceritakan momen kebersamaan saat pengukuran dan pengerjaan jalan berlangsung. Warga secara sukarela keluar rumah membawa berbagai jamuan makanan ringan bagi para pekerja.
“Ada kopi, teh, sirup sampai gorengan,” tambahnya menggambarkan kehangatan gotong royong warga.
Pemerintah kelurahan mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang baru selesai dibangun. Warga diharapkan merawat kondisi jalan rabat beton secara bergotong royong.
Kebersihan lingkungan sekitar harus tetap terjaga agar tidak memicu genangan air baru. Langkah preventif ini bertujuan menjaga kualitas fisik beton agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










