MEDAN | galasibot.co.id — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendatangi langsung warga Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, untuk mendengar keluhan terkait banjir dan fasilitas umum. Kegiatan Sapa Warga tersebut berlangsung di Jalan Sari Rejo, Gang Sarena, pada Sabtu (3/10/2026).
Dalam peninjauan itu, Rico didampingi oleh Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, pimpinan perangkat daerah, dan Camat Medan Selayang Huznul Hafiz Rambe. Kehadiran pemerintah kota bertujuan mencari solusi konkret atas persoalan banjir parah dan minimnya penerangan jalan yang kerap dikeluhkan warga setempat.
Kaji Pembangunan Drainase dan Tanggul Sungai Babura
Wali Kota Medan mengingat kembali kondisi parah saat banjir melumpuhkan kawasan Beringin pada akhir November lalu. Genangan air bercampur lumpur bahkan merendam permukiman hingga setinggi hampir sepinggang orang dewasa.
“Pemerintah harus hadir. Tapi tidak mungkin hanya bertahan saja, harus dicarikan solusinya. Harus ada solusinya,” tegas Rico Waas.
Guna mengatasi masalah tersebut, Pemko Medan merencanakan pembangunan drainase dari Jalan Saudara menuju Sungai Babura serta crossing saluran air. Pemerintah juga akan mengkaji pembangunan Parit Gergaji sepanjang 300 meter serta berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II untuk membangun tanggul pengaman.
Selain itu, Pemko Medan juga menyiapkan proyek pemasangan u-ditch sepanjang 1,2 kilometer di Jalan Kenanga dan Jalan Bunga Wijaya Kesuma untuk wilayah PB Selayang 2. Material alami sisa pohon tumbang di aliran Sungai Babura juga diinstruksikan agar segera dibersihkan.
Respons Cepat Lampu Jalan dan Bansos
Selain persoalan banjir, warga mengeluhkan titik jalan yang gelap saat dini hari. Menanggapi keluhan tersebut, Rico langsung memerintahkan petugas terkait untuk segera memperbaiki dan memasang lampu penerangan jalan di lokasi yang dibutuhkan.
Warga juga mempertanyakan persoalan bantuan sosial dan ketidaksesuaian data desil. Rico menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengajukan pembaruan data secara mandiri melalui operator SIKS-NG di kantor lurah, aplikasi Perlinsos, maupun melalui sistem DTSN.
Pemasangan 10.000 CCTV untuk Keamanan Kota
Guna meningkatkan keamanan lingkungan, Pemko Medan mulai tahun depan akan menyiapkan 10.000 unit CCTV yang dipasang di seluruh wilayah kota. Setiap kecamatan direncanakan akan mendistribusikan sekitar 500 unit kamera pengawas.
“Untuk satu Kota Medan itu kami siapkan 10.000 CCTV. 10.000 CCTV yang akan kami kontrol semuanya,” ujar Rico.
Pengawasan terpadu ini diharapkan mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan dan aktivitas mencurigakan dengan lebih cepat. Melalui program Sapa Warga ini, pemerintah berkomitmen menuntaskan berbagai persoalan mendasar mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga keamanan di tingkat lingkungan.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










