• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Ribuan Ekor Babi Mati Mendadak Di Medan Dan Deliserdang Peternak Rugi Rp. 8 Miliyar

admin
1 Desember 2022
/ Ekonomi
0 0
0
Ribuan Ekor  Babi Mati Mendadak Di Medan Dan Deliserdang Peternak Rugi Rp. 8 Miliyar

Babi

Share on FacebookShare on Twitter

Medan I galasibot.co.id

Ribuan ekor babi di Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 mati mendadak.

Baca Juga

Gunung Es Rp 49,28 Triliun dan Paradoks Predikat WTP: Ketika Keuangan Daerah Bebas Opini tapi Penuh Kebocoran

Inflasi Sumut Tembus 2,71 Persen, Tekanan Pangan Jadi Perhatian Pelaku Usaha

Bulog Sumut Optimistis Capai 100% Target Penyerapan GKP 2026 pada November 2026

Demikian dikatakan, Ketua Gerakan Peternak Babi Indonesia, Heri Ginting bahwa sebanyak 2.000 ekor babi dikabarkan mati mendadak.

Diduga, hewan ternak tersebut terpapar flu babi yang membuat para peternak rugi besar Ketua Gerakan Peternak Babi Indonesia, “Memang sudah terkonfirmasi adanya flu babi. Sehingga, dimungkinkan babi itu mati karena virus tersebut,” kata Heri Ginting didampingi Sutrisno Pangaribuan Pembina Gerakan Peternak Babi Indonesia.

Ia mengatakan dari informasi yang virus flu babi juga telah ada di wilayah Parlilitan (Humbang Hasundutan).

“Yang sudah konfirmasi dan ku datangi terkait flu babi ini masih cuman di Deliserdang sama Medan, tapi ada informasi bahwa Parlilitan pun sudah terpapar tapi belum ada konfirmasi pasti dari mereka,” ucap Heri, Rabu (30/11/2022) saat sosialisasi dan tanya jawab dengan peternak di Simalingkar B.

Ia mengatakan untuk wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang yang hewan ternak kaki empat terpapar,yakni ; Suka Dono, Kwala Bengkala, Helvetia Karya VII, Mandala. Termasuk Simalingkar B, Gorin Tonga Pancur Batu, Tandem, Pantai Labu dan Tanjung Morawa.

Sambung, Heri akibat kematian ribuan babi itu, peternakan mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 8 milyar.

Tak hanya itu, kata Heri imbas dari.flu babi juga membuat harga daging babi di pasaran anjlok menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan, harga normal capai Rp65 ribu per kilogram.

Ia pun meminta pemerintah kabupaten dan provinsi untuk menyediakan vaksin agar kematian ternak babi ini dapat diantisipasi.

Heri juga meminta agar babi-babi yang terjangkit virus dibeli oleh pemerintah dan dimusnahkan. Jadi, peternakan tidak membuang bangkai babi di sungai atau di jalanan.

“Pemda/Pemprov Sumut membuat satu kebijakan, membeli babi-babi yang terpapar virus yang ada di masyarakat ataupun peternak, dibeli sama pemerintah dan dimusnahkan, supaya jangan memutar-mutar itu penyakit,” kata Heri.

Balai Veteriner Medan membenarkan ternak babi di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang terpapar Virus H1N1 atau flu babi. Dengan adanya temuan Balai Veteriner Medan itu, maka para peternak babi diimbau agar memisahkan hewan kaki empat yang sehat dengan yang sudah terpapar flu babi.

Kepala Balai Veteriner Medan, Azfirman mengatakan, saat ini timnya sudah mengambil sampel hingga ke wilayah Serdang Bedagai untuk memantau sejauh mana kasus flu babi di Sumut. Tujuannya tak lain sebagai upaya pertama dalam menanggulangi paparan flu babi pada ternak hewan kaki empat milik masyarakat.

“Iya dari sampel laboratorium yang sudah kita terima, bahwa benar penyakit pada ternak tersebut merupakan Virus H1N1. Saat ini kita sudah sampai di Serdang Bedagai untuk mengumpulkan sampel sudah sejauh mana virus tersebut menyebar, agar ada upaya penanggulangan yang dapat dilakukan nantinya,” kata Azfirman,

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Medan, Tesra mengatakan, berdasarkan gejala yang terlihat dari 56 ekor pada hewan ternak kaki empat yang sudah mati, diduga akibat Virus H1N1. Untuk itu perlu dilakukan uji sampel laboratorium guna memastikan penyebab kematian hewan ternak kaki empat tersebut.

“Kalau dilihat dari gejalanya, memang seperti dampak paparan Virus H1N1, tapi masih kita pastikan dengan Uji Laboratorium bagaimana kebenarannya, ” kata Tesra.

Ia mengatakan setelah mendapat informasi kemunculan flu babi di Medan, pihaknya pun langsung mengedarkan surat pemberitahuan keseluruhan kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk lebih siaga terhadap Virus H1N1.

“Setelah informasi ini kami dapatkan, surat edaran ke kabupaten/kota sudah kita berikan untuk siaga akan penyakit ini,” katanya.(*)

Penulis berita : Romulo/editor :Pangihutan Sinaga

SendShareTweet
Kembali

Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 Pemkab Toba Rp. 1,1 Triliun Lebih

Lanjut

Dedi Dermawan Milaya Tetap Memimpin Karang Taruna Sumut Sampai 2023

Baca Juga

Gunung Es Rp 49,28 Triliun dan Paradoks Predikat WTP: Ketika Keuangan Daerah Bebas Opini tapi Penuh Kebocoran
Ekonomi

Gunung Es Rp 49,28 Triliun dan Paradoks Predikat WTP: Ketika Keuangan Daerah Bebas Opini tapi Penuh Kebocoran

11 Oktober 2026
Inflasi Sumut Tembus 2,71 Persen, Tekanan Pangan Jadi Perhatian Pelaku Usaha
Binjai

Inflasi Sumut Tembus 2,71 Persen, Tekanan Pangan Jadi Perhatian Pelaku Usaha

10 Oktober 2026
Bulog Sumut Optimistis Capai 100% Target Penyerapan GKP 2026 pada November 2026
Ekonomi

Bulog Sumut Optimistis Capai 100% Target Penyerapan GKP 2026 pada November 2026

10 Oktober 2026
Pemprov Sumut Percepat Realisasi 15.011 Unit Program Bedah Rumah Tahun 2026
Ekonomi

Pemprov Sumut Percepat Realisasi 15.011 Unit Program Bedah Rumah Tahun 2026

10 Oktober 2026
Gubsu Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Daerah saat Pengukuhan Kepala BI Sumut
Ekonomi

Gubsu Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Daerah saat Pengukuhan Kepala BI Sumut

10 Oktober 2026
Gubernur Sumut Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Khusus Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Ekonomi

Gubernur Sumut Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Khusus Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia

10 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In