• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Strategi Baru Hadapi Perubahan Iklim: Pemkab Dairi Telurkan Pilot Model Asuransi Parametrik Berbasis Data Cuaca untuk Petani Kopi

Redaksi Galasibot.co.id
29 Mei 2026
/ Ekonomi
0 0
0
Strategi Baru Hadapi Perubahan Iklim: Pemkab Dairi Telurkan Pilot Model Asuransi Parametrik Berbasis Data Cuaca untuk Petani Kopi

Bupati Dairi Vickner Sinaga meluncurkan Pilot Model Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Tabungan Martabe di Hotel Beristra. Kolaborasi Pemkab Dairi, Mercy Corps Indonesia, dan The Starbucks Foundation melalui program ROOTS ini memberikan perlindungan finansial modern berbasis teknologi data cuaca bagi 199 petani kopi lokal agar lebih tangguh menghadapi dampak perubahan iklim global. (Foto: galasibot/Tolopi Marbun)

Share on FacebookShare on Twitter

Dairi I galasibot.co.id, – Sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian Kabupaten Dairi kini memasuki babak baru dalam mitigasi risiko iklim. Menghadapi ketidakpastian cuaca global yang kian mengancam produktivitas komoditas unggulan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi resmi meluncurkan Pilot Model Produk Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Tabungan di Hotel Beristra, Senin (25/5/2026).

Langkah inovatif ini ditandai dengan penyerahan langsung Polis Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Buku Tabungan Martabe kepada 199 petani kopi tangguh yang tergabung dalam program Resilience Oriented Solutions for Thriving Smallholders (ROOTS). Program strategis ini digagas oleh Mercy Corps Indonesia dengan sokongan dari The Starbucks Foundation.

Baca Juga

Walikota Rico Waas dan Airin Optimalkan Galeri Mustika Deli Dorong UMKM Medan

Di MFCF 2026, Airin Rico Waas Bagikan Cerita Bawa Ulos Medan ke Panggung Dunia

Rico Waas Dorong Komunitas Kreatif Medan Tangkal Hoaks Lewat Kampanye Positif

Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menegaskan bahwa inovasi perlindungan finansial seperti ini sudah sangat mendesak bagi wilayahnya. Mengingat Dairi yang mencakup 15 kecamatan, 169 desa/kelurahan, dengan populasi 329.341 jiwa, mayoritas menggantungkan hidup pada sektor agraris.

“Melalui produk asuransi ini, diharapkan petani kopi akan beralih dari manajemen krisis yang bersifat reaktif menuju pembangunan ketahanan yang proaktif. Kita harus mengamankan mata pencaharian mereka sekaligus menjaga masa depan pertanian kopi yang berkelanjutan di Kabupaten Dairi,” ujar Bupati Vickner Sinaga dalam sambutannya.

Membedah Asuransi Parametrik: Solusi Cepat Tanpa Survei Lapangan

Berbeda dengan skema asuransi konvensional yang membutuhkan proses verifikasi kerusakan fisik yang lama dan rumit di lapangan, Asuransi Parametrik Indeks Cuaca menawarkan model proteksi modern berbasis data teknologi.

Dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor antara Mercy Corps Indonesia, Bank Sumut, dan Zurich Syariah Indonesia, produk ini menjadikan parameter data cuaca—seperti curah hujan ekstrem atau kekeringan panjang—sebagai indikator utama pencairan klaim.

  • Berbasis Data Akurat: Menggunakan pemantauan parameter cuaca dari BMKG.

  • Klaim Otomatis & Transparan: Jika data cuaca melewati ambang batas (threshold) yang disepakati, klaim cair secara otomatis.

  • Efisien: Memotong jalur birokrasi karena tidak memerlukan survei fisik kerugian ke kebun petani.

Untuk tahap awal, intervensi Program ROOTS menyasar 1.000 petani kopi di enam desa percontohan yang tersebar di dua kecamatan sentra kopi, yaitu:

  1. Kecamatan Sumbul: Desa Pegagan Julu VI, Pegagan Julu VII, Pegagan Julu VIII, dan Desa Perjuangan.

  2. Kecamatan Parbuluan: Desa Parbuluan III dan Parbuluan IV.

Menariknya, program ini juga mengusung misi kesetaraan jender yang kuat dalam struktur ekonomi pertanian dengan melibatkan 60 persen petani perempuan dan 40 persen petani laki-laki.

Sinergi Literasi Keuangan dan Keberlanjutan Transaksi Digital

Ketahanan petani tidak hanya dibangun di atas lahan, melainkan juga melalui penguatan kapasitas finansial. Kepala Bappeda Kabupaten Dairi, Romedi Bangun, menyebutkan bahwa Program ROOTS merupakan paket lengkap yang mengintegrasikan mitigasi iklim dengan inklusi keuangan. Petani tidak sekadar diberi polis, tetapi juga dibekali edukasi literasi keuangan, akses ke rekening tabungan, hingga ekosistem pembayaran digital.

Romedi juga memaparkan rekam jejak keberhasilan program pendahulu, yakni BENTANI Light, yang berjalan dari Juni 2024 hingga Januari 2026.

Indikator Program Capaian Program BENTANI Light (2024 – 2026)
Cakupan Wilayah 10 Desa di 5 Kecamatan Kabupaten Dairi
Total Penerima Manfaat 3.700 Orang Petani
Fokus Sasaran Petani Kopi Perempuan, Istri Petani, dan Anak Perempuan
Pilar Utama Pemanfaatan Teknologi, Literasi Keuangan, Kesehatan, & Bisnis

“Kami berharap rangkaian program, mulai dari BENTANI hingga ROOTS ini, mampu melahirkan ekosistem masyarakat petani kopi Dairi yang jauh lebih tangguh, mandiri secara finansial, sehat, dan memiliki daya saing tinggi di pasar global,” tambah Romedi Bangun.

Dukungan Multipihak dari Pusat hingga Daerah

Peluncuran program ini mendapat atensi besar dari level pemerintahan pusat hingga pelaku industri makro. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Sekda Surung Charles Bantjin, perwakilan Kemenko Perekonomian RI Dr. Fatma, serta Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan RI Dr. drh. Purwanta, M.Kes.

Dari jajaran kemitraan strategis, hadir Executive Director Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis, Pimpinan Zurich Syariah Bramantyo Yogireinanto, Robert Hastoaji selaku perwakilan FSC Starbucks Berastagi, perwakilan BMKG Wilayah I Sumut, serta jajaran Direksi PT Bank Sumut.

Guna memastikan program ini berdampak jangka panjang, Bupati Vickner Sinaga secara khusus menginstruksikan kepada para camat dan kepala desa di lokasi intervensi untuk terjun langsung mengawal jalannya program di lapangan.

“Aparatur desa harus aktif memotivasi petani agar memanfaatkan fasilitas proteksi ini dengan optimal. Kolaborasi erat bersama Mercy Corps dan para mitra harus kita jaga demi kesejahteraan petani Dairi,” pungkas Bupati.(*)

Source: Penulis berita : Tolopi Marbun
Via: Editor Wilfri Sinaga
Tags: #Asuransi Parametrik Indeks Cuaca Dairi#Petani Kopi Dairi#Program ROOTS Mercy Corps#Zurich Syariah Indonesia.bank sumut
SendShareTweet
Kembali

Konsisten! Pemkab Dairi Raih Opini WTP ke-12 Beruntun atas Laporan Keuangan 2025

Lanjut

Memanaskan Mesin Partai dari Akar Rumput: Musancab PDI Perjuangan Dairi Sukses Dilantik, Targetkan Kemenangan Total di Pemilu 2029

Baca Juga

Walikota Rico Waas dan Airin Optimalkan Galeri Mustika Deli Dorong UMKM Medan
Ekonomi

Walikota Rico Waas dan Airin Optimalkan Galeri Mustika Deli Dorong UMKM Medan

18 Oktober 2026
Di MFCF 2026, Airin Rico Waas Bagikan Cerita Bawa Ulos Medan ke Panggung Dunia
Ekonomi

Di MFCF 2026, Airin Rico Waas Bagikan Cerita Bawa Ulos Medan ke Panggung Dunia

17 Oktober 2026
Rico Waas Dorong Komunitas Kreatif Medan Tangkal Hoaks Lewat Kampanye Positif
Ekonomi

Rico Waas Dorong Komunitas Kreatif Medan Tangkal Hoaks Lewat Kampanye Positif

17 Oktober 2026
Asuransi Astra Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 di Disway Awards
Ekonomi

Asuransi Astra Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 di Disway Awards

12 Oktober 2026
TPID Sumut Intervensi Pasar, Harga Cabai Merah dan Daging Ayam di Medan Turun Drastis
Ekonomi

TPID Sumut Intervensi Pasar, Harga Cabai Merah dan Daging Ayam di Medan Turun Drastis

12 Oktober 2026
Gunung Es Rp 49,28 Triliun dan Paradoks Predikat WTP: Ketika Keuangan Daerah Bebas Opini tapi Penuh Kebocoran
Ekonomi

Gunung Es Rp 49,28 Triliun dan Paradoks Predikat WTP: Ketika Keuangan Daerah Bebas Opini tapi Penuh Kebocoran

11 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Tanjungbalai Razia Tempat Hiburan dan Indekos, 27 Orang Positif Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In