Dalam pertemuan itu, Rico Waas menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan lancar. Menurutnya, dukungan kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pembangunan yang tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Membangun Kota Medan membutuhkan sinergi dari seluruh pihak, termasuk Kepolisian. Kami ingin memastikan setiap pembangunan direncanakan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rico Waas.
Sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Di antaranya, Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), pengembangan transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT), pembenahan sistem drainase, serta penanganan banjir di sejumlah kawasan rawan.
Rico Waas juga menyoroti pentingnya dukungan kepolisian dalam menjaga kenyamanan masyarakat. Hal tersebut mencakup pengaturan lalu lintas, pemeliharaan keamanan lingkungan, serta pengawasan ketertiban sosial.
Ia mengapresiasi peran jajaran kepolisian dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kota Medan.
“Dukungan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang tertib, lingkungan yang aman, serta kota yang lebih nyaman,” katanya.
Menurut Rico, koordinasi antara Pemerintah Kota Medan dan Polda Sumut diperlukan untuk menyelaraskan pelaksanaan berbagai proyek strategis. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung.
Melalui pertemuan tersebut, Pemko Medan dan Polda Sumut memperkuat komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Medan.
“Bersama, kita wujudkan Medan yang lebih bersih, tertata, aman, dan semakin baik untuk semua,” tegas Rico Waas.
Penguatan koordinasi lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.(*)
