MEDAN I galasibot.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Provinsi Sumatera Utara dalam status Siaga potensi cuaca ekstrem selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Oktober 2026. Masyarakat diminta mewaspadai hujan berintensitas sedang hingga sangat lebat yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Peringatan dini ini berlaku untuk mayoritas kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Wilayah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Status Siaga dan Waspada BMKG
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Putri Afriza, menjelaskan kondisi cuaca ekstrem berada pada kategori Siaga pada 11 dan 12 Oktober. Sementara itu, potensi hujan berada pada kategori Waspada pada 13 Oktober 2026.
“Kondisi cuaca dapat berbeda antarwilayah dan berubah sewaktu-waktu. Warga di kawasan rawan banjir dan longsor wajib meningkatkan kewaspadaan,” ujar Putri di Medan, Minggu (11/10/2026).
BMKG memperkirakan cuaca ekstrem ini berlangsung sejak sore hingga malam hari, sekira pukul 20.50 WIB.
Wilayah Terdampak Hujan Lebat
Potensi hujan sedang hingga lebat terdeteksi mulai pukul 17.50 WIB. Sejumlah daerah awal yang terdampak meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, dan Deli Serdang.
Kondisi serupa juga melanda Simalungun, Asahan, Toba, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Padang Lawas, Labuhanbatu Utara, serta Kota Pematangsiantar.
Potensi Perluasan Cuaca Ekstrem
BMKG memperkirakan sebaran hujan lebat dan angin kencang meluas ke wilayah perairan Danau Toba. Perluasan cuaca ekstrem ini juga mengintai Kabupaten Dairi, Nias, Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Nias Utara.
Sejumlah wilayah perkotaan turut masuk dalam radar peringatan dini. Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli diperkirakan mengalami kondisi serupa hingga malam hari.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap waspada. Warga diminta memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG.(*)










