• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Medan

Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

Redaksi Galasibot.co.id
8 Oktober 2026
/ Medan, News
0 0
0
Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

Gang Setia Budi yang terlihat menyempit pasaca dilakuan penembokan oleh depelover.

Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot.co.id — Ketegangan antara warga Jalan Perkutut (depan Gang Setiabudi), Kota Medan, dengan pihak pengembang (developer) perumahan semakin memuncak. Netti Pasaribu, S.H., seorang warga sekaligus advokat yang mewakili masyarakat setempat, melayangkan protes keras terhadap aktivitas pemagaran dan penembokan sepihak yang dilakukan pengembang karena dinilai mempersempit akses jalan lingkungan serta mengabaikan hak-hak warga.

Meskipun masyarakat menyatakan dukungannya terhadap iklim investasi di Kota Medan, warga menegaskan bahwa kemajuan usaha tidak boleh mengorbankan kenyamanan serta hak hukum masyarakat sekitar. Sayangnya, hingga kini ketegangan terus meningkat akibat minimnya respons konkret dari perangkat lingkungan setempat dan pihak pengembang.

Baca Juga

Evaluasi PAD 2026: Wali Kota Medan Tegur Bapenda Agar Kerja Agresif dan Tepat Sasaran

Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Pol Sonny Irawan di Kualanamu

PATS Rp6,9 Miliar Dibangun di Samosir, Sawah Tadah Hujan Siap Panen 3 Kali Lipat

Polemik Sempitnya Akses Jalan & Tuntutan Kompensasi yang Mengendap

Berdasarkan penelusuran di lapangan, akar permasalahan bermula dari pengabaian kesepakatan hibah dan pelebaran jalan terdahulu. Sebelumnya, telah disepakati bahwa pengembang bersedia memberikan alokasi pelebaran jalan serta kompensasi kepada warga. Namun hingga saat ini, kesepakatan tersebut tidak kunjung direalisasikan, meskipun pihak pengembang telah mendirikan tembok di sekeliling lahan proyek perumahan. Ironisnya, sementara sebagian warga lain telah mendapatkan kompensasi berupa biaya pembuatan parit drainase, kesepakatan utama terkait tanah warga masih menggantung.

Kepala Lingkungan (Kepling) II Kelurahan Helvetia Tengah, Raden Hutagalung, saat ditemui mengaku belum mengenal pihak pengembang secara langsung. Terkait pendirian tembok keliling lahan, ia mengakui bahwa bangunan tersebut belum mengantongi izin karena pembangunan perumahan baru akan dimulai pada November 2026. Raden berjanji akan segera memfasilitasi pertemuan antara warga dengan pihak pengembang.

Uang Abu vs Kompensasi Tanah: Warga Minta Dipisah

Perwakilan warga dengan tegas meminta agar pihak pengembang tidak mencampuradukkan antara “uang abu” dengan “kompensasi pembebasan tanah”, karena keduanya memiliki esensi yang sangat berbeda.

“Jangan disatukan ya, uang abu sama uang kompensasi tanah itu harus dibedakan. Uang abu adalah dampak dari bangunan yang mereka bangun. Tetapi kompensasi tanah adalah pembelian atas hak tanah warga seluas dua meter yang diberikan untuk jalan,” ungkap perwakilan warga.

Netti Pasaribu membeberkan estimasi kerugian berdasarkan harga pasaran tanah di kawasan tersebut yang mencapai Rp2 juta per meter. Dengan alokasi pelebaran jalan seluas 2 meter, nilai yang seharusnya direalisasikan mencapai Rp4 juta per meter persegi. Sayangnya, kejelasan bentuk kompensasi dari pihak properti masih tertutup. Sementara itu, pihak pengembang yang diwakili oleh seseorang bernama Chandra saat dihubungi mengaku hanya bertugas sebagai bagian pemasaran dan menyarankan agar konfirmasi dilayangkan kepada bagian humas.

Desakan Transparansi PBG, Amdal, dan Penghentian Sementara Konstruksi

Selain masalah akses jalan, Netti Pasaribu mendesak pihak developer dan instansi pemerintah terkait untuk membuktikan keabsahan dokumen perizinan pembangunan secara terbuka. Sejumlah dokumen krusial yang dipertanyakan meliputi:

  1. Legalitas & Izin Usaha: Kepemilikan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau IMB resmi.
  2. Site Plan (Rencana Tapak): Gambar rancangan tata letak kawasan dan kejelasan batas lahan.
  3. AMDAL / UKL-UPL & Sistem Drainase: Kajian dampak lingkungan serta arah pembuangan parit agar proyek tidak memicu banjir di permukiman warga.
  4. Izin Lingkungan: Persetujuan tertulis dari warga yang berbatasan langsung dengan tapak proyek.

Sikap Tegas DPRD Medan: Pemerintah Harus Reaktif

Menanggapi persoalan ini, Anggota DPRD Medan, Antonius Tumanggor, angkat bicara. Ia menyarankan agar pihak pengembang segera merealisasikan seluruh kesepakatan yang telah dibuat bersama warga guna menghindari konflik horizontal di tengah masyarakat.

Antonius juga mendesak jajaran pemerintah tingkat kelurahan hingga kecamatan agar bersikap proaktif, tidak tinggal diam untuk mencegah benturan antara warga dan pengembang, sekaligus memastikan seluruh persyaratan legalitas usaha terpenuhi secara sah.

Warga Gang Setiabudi mendesak agar aktivitas konstruksi dan pemagaran di lapangan dihentikan sementara waktu, serta menuntut pihak kelurahan, kecamatan, dan instansi terkait segera memfasilitasi forum mediasi transparan sebelum persoalan ini meluas menjadi konflik sosial yang berkepanjangan.(*)

 

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #Developer Perumahan Medan#Galasibot Investigasi#Penyalahgunaan Izin Bangunan#Warga Gang Setiabudi
SendShareTweet
Kembali

Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

Baca Juga

Evaluasi PAD 2026: Wali Kota Medan Tegur Bapenda Agar Kerja Agresif dan Tepat Sasaran
Medan

Evaluasi PAD 2026: Wali Kota Medan Tegur Bapenda Agar Kerja Agresif dan Tepat Sasaran

7 Oktober 2026
Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Pol Sonny Irawan di Kualanamu
Medan

Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Pol Sonny Irawan di Kualanamu

7 Oktober 2026
PATS Rp6,9 Miliar Dibangun di Samosir, Sawah Tadah Hujan Siap Panen 3 Kali Lipat
Nasional

PATS Rp6,9 Miliar Dibangun di Samosir, Sawah Tadah Hujan Siap Panen 3 Kali Lipat

7 Oktober 2026
Pemko Medan Dukung Pelatihan Fotografi PWPM, 50 Pelajar dan Mahasiswa Diajak Berkarya
Medan

Pemko Medan Dukung Pelatihan Fotografi PWPM, 50 Pelajar dan Mahasiswa Diajak Berkarya

7 Oktober 2026
RKAP 2027 PUD Pasar Medan: Pemko Dorong Peningkatan Pendapatan dan Efisiensi Pegawai
Medan

RKAP 2027 PUD Pasar Medan: Pemko Dorong Peningkatan Pendapatan dan Efisiensi Pegawai

7 Oktober 2026
Wagub Sumut Sebut 9.624 Hektare Potensi Bawang Putih, Berapa yang Akan Ditanami?
Dairi

Wagub Sumut Sebut 9.624 Hektare Potensi Bawang Putih, Berapa yang Akan Ditanami?

7 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In