Jakarta | galasibot.co.id
Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Dr. H. Ferry Juliantono, menerima audiensi dari jajaran Dewan Pimpinan Nasional (DPN) UKM IKM Nusantara, sejumlah pemerintah daerah, serta perwakilan dari wilayah Indonesia Timur. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta dan turut dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB, serta jajaran Eselon I Kementerian Koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ferry Juliantono menegaskan pentingnya percepatan implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memangkas rantai distribusi agar produk desa dapat lebih cepat sampai kepada konsumen, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi terutama di wilayah Indonesia Timur.
“Melalui KDKMP, masyarakat desa harus kembali menjadi subjek ekonomi, bukan hanya objek,” ujar Menteri Ferry. Menurutnya, dengan ekosistem Self Propelling Growth, ekonomi daerah memiliki peluang besar untuk berdiri di atas kakinya sendiri, memanfaatkan potensi lokal, dan membangun kesejahteraan langsung dari desa.
Audiensi ini dihadiri oleh berbagai tokoh daerah, antara lain Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa yang juga Penasehat DPN UKM IKM Nusantara, Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, Ketua DPRD Biak Numfor Daniel Rumanasen, Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele, serta Ketua Umum DPN UKM IKM Nusantara Hj. Chandra Manggih didampingi Sekjen Rheza Yogaswara.
Hadir pula Wakil Ketua Umum DPN UKM IKM Nusantara Binsar M. Simatupang, SE., MM., yang juga menjabat sebagai Ketua DPW UKM IKM Nusantara Sumatera Utara. Para peserta audiensi menyampaikan komitmen untuk mendukung penguatan kelembagaan koperasi dan pemberdayaan pelaku UKM/IKM di seluruh wilayah Tanah Air.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi desa dan mendukung pemerataan ekonomi nasional melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.(*)










