Deliserdang | – galasibot.co.id
Sebuah rumah warga yang berada di depan SMA Negeri 1 Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (10/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun aksi itu menimbulkan kepanikan dan keresahan bagi penghuni rumah.
Korban, Sehat Br. Sembiring (59), telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Namo Rambe. Laporan diterima dengan Nomor: LP/B/53/VIII/2026/SPKT/Polsek Namo Rambe/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara pada Senin (10/8/2026) pukul 16.15 WIB.
Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, peristiwa bermula ketika korban mendengar suara benda dilempar ke arah depan rumah sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, korban bersama anggota keluarganya bergegas memeriksa sumber suara.
Anak korban, Lamhot Sinaga, mengatakan keluarganya melihat botol berisi bahan bakar yang menimbulkan kobaran api di depan rumah.
“Sekitar pukul 02.35 hingga 02.39 WIB ada yang melempar botol berisi bensin ke rumah kami,” ujar Lamhot.
Menurut Lamhot, sebelum kejadian keluarganya sempat menduga ada seseorang yang beberapa hari mengamati rumah mereka. Namun, ia belum dapat memastikan apakah orang tersebut berkaitan dengan aksi pelemparan tersebut.
Korban Duga Berkaitan dengan Persoalan Akses Jalan
Lamhot mengaku menduga peristiwa itu berkaitan dengan persoalan akses jalan menuju rumah keluarganya yang sempat diunggah melalui media sosial beberapa pekan lalu.
Dalam unggahan tersebut, ia menyoroti adanya timbunan tanah yang menutup akses menuju rumah keluarganya. Setelah video itu menjadi perhatian publik, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Camat Namorambe dan unsur Muspika turun langsung ke lokasi untuk membersihkan area tersebut.
Meski demikian, hingga kini dugaan keterkaitan antara persoalan tersebut dengan aksi pelemparan masih sebatas dugaan dari pihak korban dan belum dapat dipastikan.
Polisi Lakukan Olah TKP
Usai kejadian, Lamhot segera menghubungi personel Polsek Namo Rambe dan mengirimkan rekaman video kepada pihak kepolisian serta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Ia mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian yang langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam laporan polisi disebutkan, korban menduga pelaku melakukan percobaan pembakaran menggunakan botol berisi bahan bakar yang dilempar ke halaman rumah.
Atas laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi tersebut.
Polisi Masih Dalami Motif
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polresta Deli Serdang mengenai motif maupun identitas pelaku.
Penyidik masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mendalami rekaman video yang disebut telah diserahkan oleh pihak korban.
Catatan Redaksi: Dugaan keterkaitan antara peristiwa pelemparan dengan persoalan akses jalan maupun konflik yang disampaikan korban masih merupakan pernyataan dari pihak korban. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum menyimpulkan adanya hubungan antara kedua peristiwa tersebut.(*)










