• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Nasional

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional untuk Optimalisasi 33 Juta Hektare Lahan

Redaksi Galasibot.co.id
26 September 2026
/ Nasional, News
0 0
0
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional untuk Optimalisasi 33 Juta Hektare Lahan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

DPR RI Resmi Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria: Tonggak Baru Keadilan Agraria Nasional

Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat ‘Peserta Teristimewa’ PKN Tingkat II 2026 Melalui Terobosan Inovatif

Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: “Istana Mini” Narapidana Elit Dibongkar, 5 Pejabat Dinonaktifkan

JAKARTA | galasibot.co.id — Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi strategis bersama sejumlah akademisi dan pakar guna membahas pengelolaan serta penanganan lahan gambut di Indonesia. Pertemuan yang dihelat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (24/09/2026) tersebut menitikberatkan pada perumusan strategi berbasis riset untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran gambut secara komprehensif.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa pelibatan para ilmuwan merupakan langkah nyata memperkuat kebijakan pengelolaan gambut berbasis pengetahuan dan hasil penelitian ilmiah. Berdasarkan masukan para ahli, Presiden Prabowo akhirnya memutuskan untuk membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
“Bapak Presiden menyetujui karena berdasarkan pengalaman para ilmuwan ini ternyata memang keberadaan badan tersebut sangat penting. Data-data, kemudian izin-izin pengelolaan-pengelolaan yang dilakukan oleh satu lembaga itu akan sangat memudahkan, termasuk pada akhirnya untuk berbagai pencegahan dan lain-lainnya itu akan dapat dilakukan dengan mudah,” jelas Brian dalam keterangannya.

Penguatan Riset dan Pemetaan Komprehensif

Dalam arahannya, Presiden Prabowo meminta agar badan baru tersebut diperkuat dengan dukungan penuh dari para saintis dan ilmuwan. Pengelolaan gambut ke depan akan ditopang oleh pemetaan komprehensif guna mengidentifikasi karakteristik serta potensi lahan secara akurat. Langkah ini mencakup penentuan kawasan yang tepat untuk budidaya tanaman, sektor perikanan, maupun pemanfaatan produktif lainnya.
Selain pendekatan teknologi dan sains, kepala negara juga menekankan pentingnya mengintegrasikan kearifan lokal. Berbagai pengetahuan dan praktik baik dari masyarakat adat serta lokal diarahkan untuk dijadikan referensi utama dalam merumuskan metode pengelolaan lahan gambut yang optimal.

Pendekatan Berbasis Desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA)

Menyoroti aspek penanganan kebakaran, Presiden turut mendorong pengaktifan kembali pendekatan berbasis desa melalui kolaborasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA). Berdasarkan kajian para ahli, masyarakat yang berada di ring terdekat lokasi kejadian memegang peranan krusial dalam memberikan respons awal secara cepat dan efektif.
“Tadi juga beberapa praktek baik disampaikan oleh para ilmuwan seperti membangun pompa yang cepat, bagaimana hitungan ketika penanganan dilakukan melalui udara dan sebagainya yang semuanya Bapak Presiden sangat menyambut baik agar hal-hal tadi bisa nantinya dijadikan sebagai referensi sekali lagi untuk badan yang akan segera dibentuk,” lanjutnya.

Edukasi Kurikulum dan Optimalisasi 33 Juta Hektare Lahan

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, aspek edukasi turut menjadi perhatian khusus pemerintah. Presiden meminta agar materi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lahan gambut serta mitigasi kebakaran dimasukkan ke dalam sektor pendidikan dan pengembangan kurikulum sekolah.
Pemerintah optimistis, melalui tata kelola yang terpusat di bawah BPGMN, lahan gambut di Indonesia yang membentang luas hingga lebih dari 33 juta hektare dapat dioptimalkan secara seimbang. Di satu sisi, lahan tersebut mampu memproduksi komoditas yang sesuai, sementara di sisi lain, pencegahan kerusakan dan kebakaran dapat ditekan secara maksimal.(*)
Via: Editor Wilfrid Sinaga
Tags: #Badan Pengelola Gambut#BPGMN#Penanganan Kebakaran Gambut#Riset Lahan Gambut IndonesiaPresiden Prabowo Subianto
SendShareTweet
Kembali

Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat ‘Peserta Teristimewa’ PKN Tingkat II 2026 Melalui Terobosan Inovatif

Lanjut

DPR RI Resmi Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria: Tonggak Baru Keadilan Agraria Nasional

Baca Juga

DPR RI Resmi Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria: Tonggak Baru Keadilan Agraria Nasional
Hukum

DPR RI Resmi Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria: Tonggak Baru Keadilan Agraria Nasional

26 September 2026
Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat ‘Peserta Teristimewa’ PKN Tingkat II 2026 Melalui Terobosan Inovatif
Medan

Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat ‘Peserta Teristimewa’ PKN Tingkat II 2026 Melalui Terobosan Inovatif

26 September 2026
Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: “Istana Mini” Narapidana Elit Dibongkar, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Hukum

Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: “Istana Mini” Narapidana Elit Dibongkar, 5 Pejabat Dinonaktifkan

26 September 2026
Pemprov Sumut Genjot Sektor Peternakan dan Targetkan Sumut Bebas Rabies 2030
Nasional

Pemprov Sumut Genjot Sektor Peternakan dan Targetkan Sumut Bebas Rabies 2030

26 September 2026
Dishub Sumut Siapkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di Wilayah 3TP Mulai 2026
News

Dishub Sumut Siapkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di Wilayah 3TP Mulai 2026

25 September 2026
Strategi Pemerintah Provinsi Sumatra Utara Genjot SAKIP Menuju Predikat BB pada 2026
News

Strategi Pemerintah Provinsi Sumatra Utara Genjot SAKIP Menuju Predikat BB pada 2026

25 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In