MEDAN, galasibot.co.id — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Sumatera Utara berada di angka 5,03 persen pada Mei 2026. Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,02 persen poin jika kita bandingkan dengan kondisi Februari 2026.
Pada periode yang sama, jumlah angkatan kerja di Sumatera Utara mencapai 8,162 juta orang. Jumlah tersebut bertambah 28 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Namun, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami penurunan sebesar 0,03 persen poin.
Sektor Pertanian Dominasi Lapangan Kerja
BPS mencatat sebanyak 7,752 juta orang penduduk Sumatera Utara telah bekerja pada Mei 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan 25 ribu orang dari periode Februari 2026.
Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Sumatera Utara. Sektor ini menampung 2,156 juta pekerja atau menguasai 27,85 persen dari total penduduk bekerja.
Pergeseran Tenaga Kerja Formal dan Paruh Waktu
Dari total penduduk bekerja, sebanyak 3,245 juta orang (41,92 persen) bekerja pada kegiatan formal. Angka pekerja sektor formal ini tercatat mengalami penurunan 0,17 persen poin dari posisi Februari 2026.
Sementara itu, struktur ketenagakerjaan juga menunjukkan dinamika pada kelompok pekerja tidak penuh:
-
Setengah Penganggur: Mengalami peningkatan persentase sebesar 2,12 persen poin dibanding Februari 2026.
-
Pekerja Paruh Waktu: Mengalami penurunan persentase sebesar 0,43 persen poin dibanding Februari 2026.










