MEDAN I galasibot.co.id — Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil menembus 10 besar nominasi penerima Jamsostek Award 2026. Capaian ini memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja.
Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan hal tersebut saat mengikuti Sesi Wawancara Nasional di Jakarta, Rabu (14/10/2026). Ia memaparkan strategi perlindungan bagi pekerja formal maupun pekerja rentan di wilayahnya.
Target Cakupan Pekerja dan Penganggaran
Pemprov Sumut menetapkan target cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,26 persen dalam RKPD Tahun 2026. Target tersebut didukung oleh alokasi APBD serta program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
“Dukungan anggaran terus kami upayakan. Kami optimistis capaian ke depan mampu melampaui target yang direncanakan,” tegas Bobby.
Pemerintah daerah menyiapkan perlindungan khusus bagi pekerja rentan. Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan fokus mendorong kepesertaan pekerja sektor formal.
Sinergi Daerah dan Regulasi Perlindungan
Gubernur Bobby meluncurkan Peraturan Gubernur dan Instruksi Gubernur untuk memperkuat kepesertaan di 33 kabupaten/kota. Aturan ini menjadi landasan hukum penguatan jaminan sosial di tingkat daerah.
Pemprov Sumut memicu skema kolaborasi pembiayaan bersama pemerintah kabupaten dan kota. Daerah dapat mengajukan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) guna memperluas cakupan kepesertaan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).(*)










