MEDAN I galasibot.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem pada 23–25 Oktober 2026. Masyarakat perlu mewaspadai ancaman hujan lebat, banjir, angin kencang, dan petir di wilayah Kota Medan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Medan Yunita Sari mengimbau warga melakukan mitigasi mandiri. Warga perlu mengambil langkah antisipasi awal untuk melindungi diri dan keluarga. BMKG memprakirakan puncak musim hujan berlangsung pada November hingga Desember.
“Yang pertama, tetap jaga kesehatan. Kemudian, selamatkan diri sendiri terlebih dahulu, baru keluarga dan lingkungan,” ujar Yunita Sari, Jumat (23/10/2026).
Persiapan Evakuasi dan Tas Siaga Bencana
Yunita meminta setiap keluarga menyiapkan tas siaga bencana. Tas tersebut berisi dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan dasar. Keluarga yang memiliki bayi wajib menyiapkan susu, popok, serta pakaian ganti.
Warga di kawasan rawan banjir diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih tinggi. Warga perlu mengenali jalur evakuasi dan titik kumpul aman di lingkungan masing-masing.
Saat angin kencang, warga dilarang berteduh di bawah pohon atau baliho. BPBD mengimbau warga membatasi aktivitas luar rumah saat hujan lebat disertai petir.
“Kalau kita jaga alam, alam akan jaga kita,” tutur Yunita mengaitkan pentingnya menjaga kebersihan saluran air.
Kesiapsiagaan Personel dan Sarana Evakuasi
Sesuai arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, BPBD memperkuat sarana penanganan bencana. Petugas menyiagakan perahu evakuasi dan meningkatkan armada kendaraan operasional untuk menembus genangan air tinggi.
Langkah ini mengevaluasi pengalaman banjir sebelumnya. Saat itu kendaraan operasional sempat terkendala genangan air sehingga menghambat mobilitas petugas.
Dari sisi personel, BPBD menyiagakan 53 anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) di Mako BPBD Kota Medan. Petugas siap bergerak cepat menuju lokasi bencana di seluruh wilayah Kota Medan.
“Petugas dikerahkan bersama perahu dan logistik pendukung untuk membantu penanganan bencana serta mengevakuasi warga,” tegas Yunita.
Layanan Darurat Call Center BPBD
BPBD Kota Medan meminta warga aktif memantau informasi cuaca resmi BMKG dan BPBD. Langkah mitigasi mandiri ini bertujuan meminimalkan risiko dampak bencana.
Warga yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi Pusdalops PB BPBD Kota Medan melalui WhatsApp Call Center di nomor 0813-7080-0880.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










