• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, September 27, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ragam

Nobar Film ‘Pesta Babi’ di PMKRI Pematangsiantar: Mahasiswa Bedah Kolonialisme Modern di Tanah Papua

Redaksi Galasibot.co.id
8 Mei 2026
/ Ragam
0 0
0
Nobar Film ‘Pesta Babi’ di PMKRI Pematangsiantar: Mahasiswa Bedah Kolonialisme Modern di Tanah Papua

Suasana diskusi mendalam mahasiswa PMKRI Pematangsiantar usai menyaksikan film dokumenter "Pesta Babi" di Margasiswa Pematangsiantar (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah intelektual mahasiswa untuk menyuarakan pembelaan terhadap hak-hak masyarakat adat di Papua Selatan. (Foto: Dokumentasi PMKRI Pematangsiantar)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

PMKRI Pematangsiantar: Jangan Biarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

Menjaga Nalar di Era Kecerdasan Buatan: Jangan Sampai Teknologi Ambil Alih Cara Berpikir

Bobby Nasution Apresiasi Komunitas Vespa, Dukung Penuh Ajang Gelegar Vespa di Binjai

PEMATANGSIANTAR I galasibot.co.id – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi kritis film dokumenter investigatif berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Kegiatan ini berlangsung di Margasiswa PMKRI Pematangsiantar, Selasa malam (5/5/2026).

Film karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale tersebut membedah realitas perampasan ruang hidup masyarakat adat di Papua Selatan yang berlindung di balik narasi Proyek Strategis Nasional (PSN) ketahanan pangan dan energi.

Potret Ketidakadilan Pembangunan

Br. Fransiskus Malau, OFMCap, yang hadir sebagai pemantik diskusi, menegaskan bahwa konversi hutan seluas 2,5 juta hektar menjadi kebun tebu dan sawit tanpa persetujuan masyarakat adat adalah bentuk penghancuran peradaban.

“Tanah Papua bukan tanah kosong. Di sana ada Suku Marind, Yei, dan Awyu yang identitasnya melekat pada hutan. Ketika hutan hilang, identitas mereka pun tercerabut,” tegas Br. Fransiskus.

Kritik Keras PMKRI terhadap Kolonialisme Baru

Ketua Presidium PMKRI Pematangsiantar, Fransisco Mezgion Hutauruk, memberikan tanggapan keras terhadap pola marjinalisasi masyarakat adat atas nama investasi. Ia menyebut fenomena ini sebagai bentuk kolonialisme gaya baru.

“Sebagai mahasiswa, kita tidak boleh hanya menjadi penonton akademik. Kita harus memiliki keberpihakan jelas kepada mereka yang termarjinalkan. Jika hari ini hutan Papua dirampas, bukan tidak mungkin besok tanah di sekitar kita yang akan menjadi korban kepentingan elit,” ujar Fransisco.

Ia juga menyoroti keterlibatan jaringan politikus dan investor yang harus dikritisi oleh gerakan mahasiswa. Menurutnya, isu Papua adalah isu kemanusiaan universal di mana negara dan korporasi seringkali berhadapan dengan masyarakat adat yang hanya bertahan dengan simbol spiritual seperti salib merah.

Kompas Moral Mahasiswa

Diskusi yang dipandu oleh Paulinus Mersiwince Gulo ini diakhiri dengan komitmen anggota PMKRI untuk terus mengawal isu konflik agraria dan hak asasi manusia (HAM). PMKRI menegaskan posisi mahasiswa sebagai kompas moral yang harus berani menyuarakan kebenaran di tengah ketimpangan relasi kuasa.

Melalui kegiatan ini, PMKRI Pematangsiantar berharap mahasiswa tetap peka terhadap eksploitasi yang mengorbankan rakyat kecil demi ambisi pembangunan ekonomi semata.(*)

Source: Penulis berita :Fransisco Hutauruk
Tags: #Dandhy Laksono#Film Pesta Babi#Konflik Agraria Papua#Masyarakat Adat Papua#PMKRI Pematangsiantar
SendShareTweet
Kembali

Rico Waas di Pelantikan PWPM: Tanpa Pemberitaan, Pembangunan Kota Medan Tak Akan Diketahui Masyarakat

Lanjut

Camat Medan Marelan Tekankan Sinergi Penagih Pajak dan Kepling Demi Capaian PBB

Baca Juga

PMKRI Pematangsiantar: Jangan Biarkan Anak Belajar dalam Ketakutan
Ragam

PMKRI Pematangsiantar: Jangan Biarkan Anak Belajar dalam Ketakutan

26 September 2026
Menjaga Nalar di Era Kecerdasan Buatan: Jangan Sampai Teknologi Ambil Alih Cara Berpikir
News

Menjaga Nalar di Era Kecerdasan Buatan: Jangan Sampai Teknologi Ambil Alih Cara Berpikir

23 September 2026
Bobby Nasution Apresiasi Komunitas Vespa, Dukung Penuh Ajang Gelegar Vespa di Binjai
News

Bobby Nasution Apresiasi Komunitas Vespa, Dukung Penuh Ajang Gelegar Vespa di Binjai

18 September 2026
Pisah Sambut Dandim 0201/Medan: Rico Waas Apresiasi Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara
Ragam

Pisah Sambut Dandim 0201/Medan: Rico Waas Apresiasi Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara

15 September 2026
Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Komitmen Sumut Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Ragam

Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Komitmen Sumut Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

14 September 2026
Tim ASRI Binjai Kota Bersihkan Gorong-Gorong di Jalan Samanhudi
Ragam

Tim ASRI Binjai Kota Bersihkan Gorong-Gorong di Jalan Samanhudi

10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In