• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ragam

Nobar Film ‘Pesta Babi’ di PMKRI Pematangsiantar: Mahasiswa Bedah Kolonialisme Modern di Tanah Papua

Redaksi Galasibot.co.id
8 Mei 2026
/ Ragam
0 0
0
Nobar Film ‘Pesta Babi’ di PMKRI Pematangsiantar: Mahasiswa Bedah Kolonialisme Modern di Tanah Papua

Suasana diskusi mendalam mahasiswa PMKRI Pematangsiantar usai menyaksikan film dokumenter "Pesta Babi" di Margasiswa Pematangsiantar (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah intelektual mahasiswa untuk menyuarakan pembelaan terhadap hak-hak masyarakat adat di Papua Selatan. (Foto: Dokumentasi PMKRI Pematangsiantar)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Mengalir Darah Tokoh PPTSB, Felicia Br. Sihombing Tembus 7 Besar ‘The Icon Indonesia’ SCTV—Mohon Doa dan Dukungan Nasional!

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Kepri Buka Turnamen Domino, Nobar Piala Dunia, dan Salurkan Bansos di Batam

Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka

PEMATANGSIANTAR I galasibot.co.id – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi kritis film dokumenter investigatif berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Kegiatan ini berlangsung di Margasiswa PMKRI Pematangsiantar, Selasa malam (5/5/2026).

Film karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale tersebut membedah realitas perampasan ruang hidup masyarakat adat di Papua Selatan yang berlindung di balik narasi Proyek Strategis Nasional (PSN) ketahanan pangan dan energi.

Potret Ketidakadilan Pembangunan

Br. Fransiskus Malau, OFMCap, yang hadir sebagai pemantik diskusi, menegaskan bahwa konversi hutan seluas 2,5 juta hektar menjadi kebun tebu dan sawit tanpa persetujuan masyarakat adat adalah bentuk penghancuran peradaban.

“Tanah Papua bukan tanah kosong. Di sana ada Suku Marind, Yei, dan Awyu yang identitasnya melekat pada hutan. Ketika hutan hilang, identitas mereka pun tercerabut,” tegas Br. Fransiskus.

Kritik Keras PMKRI terhadap Kolonialisme Baru

Ketua Presidium PMKRI Pematangsiantar, Fransisco Mezgion Hutauruk, memberikan tanggapan keras terhadap pola marjinalisasi masyarakat adat atas nama investasi. Ia menyebut fenomena ini sebagai bentuk kolonialisme gaya baru.

“Sebagai mahasiswa, kita tidak boleh hanya menjadi penonton akademik. Kita harus memiliki keberpihakan jelas kepada mereka yang termarjinalkan. Jika hari ini hutan Papua dirampas, bukan tidak mungkin besok tanah di sekitar kita yang akan menjadi korban kepentingan elit,” ujar Fransisco.

Ia juga menyoroti keterlibatan jaringan politikus dan investor yang harus dikritisi oleh gerakan mahasiswa. Menurutnya, isu Papua adalah isu kemanusiaan universal di mana negara dan korporasi seringkali berhadapan dengan masyarakat adat yang hanya bertahan dengan simbol spiritual seperti salib merah.

Kompas Moral Mahasiswa

Diskusi yang dipandu oleh Paulinus Mersiwince Gulo ini diakhiri dengan komitmen anggota PMKRI untuk terus mengawal isu konflik agraria dan hak asasi manusia (HAM). PMKRI menegaskan posisi mahasiswa sebagai kompas moral yang harus berani menyuarakan kebenaran di tengah ketimpangan relasi kuasa.

Melalui kegiatan ini, PMKRI Pematangsiantar berharap mahasiswa tetap peka terhadap eksploitasi yang mengorbankan rakyat kecil demi ambisi pembangunan ekonomi semata.(*)

Source: Penulis berita :Fransisco Hutauruk
Tags: #Dandhy Laksono#Film Pesta Babi#Konflik Agraria Papua#Masyarakat Adat Papua#PMKRI Pematangsiantar
SendShareTweet
Kembali

Rico Waas di Pelantikan PWPM: Tanpa Pemberitaan, Pembangunan Kota Medan Tak Akan Diketahui Masyarakat

Lanjut

Camat Medan Marelan Tekankan Sinergi Penagih Pajak dan Kepling Demi Capaian PBB

Baca Juga

Mengalir Darah Tokoh PPTSB, Felicia Br. Sihombing Tembus 7 Besar ‘The Icon Indonesia’ SCTV—Mohon Doa dan Dukungan Nasional!
Ragam

Mengalir Darah Tokoh PPTSB, Felicia Br. Sihombing Tembus 7 Besar ‘The Icon Indonesia’ SCTV—Mohon Doa dan Dukungan Nasional!

21 Juni 2026
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Kepri Buka Turnamen Domino, Nobar Piala Dunia, dan Salurkan Bansos di Batam
Ragam

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Kepri Buka Turnamen Domino, Nobar Piala Dunia, dan Salurkan Bansos di Batam

20 Juni 2026
Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka
Budaya

Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka

16 Juni 2026
Perkuat Data Ekonomi Nasional, BPS Humbahas Bekali 230 Petugas Sensus Ekonomi 2026
Ragam

Perkuat Data Ekonomi Nasional, BPS Humbahas Bekali 230 Petugas Sensus Ekonomi 2026

13 Juni 2026
Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga
Budaya

Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

11 Juni 2026
Hadiri Pesta Pembangunan HKBP Ruth Simalingkar, Maruli Siahaan Gelorakan Semangat Gotong Royong
Ragam

Hadiri Pesta Pembangunan HKBP Ruth Simalingkar, Maruli Siahaan Gelorakan Semangat Gotong Royong

10 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Informasi Yang Membawa Kontraktor Proyek Sihapilis dan Huta Ginjang Samosir Adalah “OB”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Nyala Api Organisasi dari Tepian Danau Toba: Strategi PMKRI Pematangsiantar Mencetak Kader Berintegritas Lewat MPAB 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In