• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, September 23, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Konflik Penertiban Lapak Menara Pandang Tele: Menguji Komitmen Kesejahteraan UMKM di Samosir

Redaksi Galasibot.co.id
22 September 2026
/ News
0 0
0
Konflik Penertiban Lapak Menara Pandang Tele: Menguji Komitmen Kesejahteraan UMKM di Samosir

Perwakilan pedagang Menara Pandang Tele saat menyampaikan aduan mendalam terkait nasib lapak usaha mereka kepada anggota DPR RI Rapidin Simbolon.(Foto galasibot.coid/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

HUT ke-81 TNI: Kodam I/BB Gelar Bazar Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis di Medan

Pemkab Karo Gandeng Corus International Gelar Expo 2026 untuk Bawa Produk Lokal Naik Kelas

Selesai Berobat di RSCM Jakarta, Dua Siswi Asal Karo Pulang dan Disambut Bupati

SAMOSIR I galasibot.co.id — Pembongkaran lapak pedagang kecil dan pelaku UMKM di kawasan Menara Pandang Tele, Kabupaten Samosir, menyisakan persoalan pelik antara penataan kawasan wisata dan perlindungan hak dasar warga mencari nafkah. Di tengah polemik ini, Anggota DPR RI Rapidin Simbolon mendesak Pemerintah Kabupaten Samosir agar menghargai dan menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Samosir demi menjamin kelanjutan ekonomi masyarakat lokal.

Dinamika Kebijakan dan Suara Aspirasi Warga

Persoalan bermula ketika puluhan pedagang mendatangi Rumah Aspirasi Rapidin Simbolon di Pangururan pada Senin (21/9/2026). Kedatangan mereka bertujuan mengadu setelah lapak usaha di kawasan wisata strategis tersebut dibongkar paksa oleh aparat penegak perda.
Bagi para pedagang, lapak-lapak di Menara Pandang Tele bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tumpuan hidup harian. Rapidin menegaskan bahwa tujuan pembangunan infrastruktur pariwisata seharusnya mendatangkan kesejahteraan bagi warga sekitar, bukan justru memutus mata pencaharian mereka.
“Setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang layak dari pemerintah,” ujar Rapidin kepada wartawan, menekankan pentingnya kehadiran negara dalam melindungi sektor informal.

Menakar Titik Temu Antara RDP dan Lapangan

Konflik ini memperlihatkan adanya celah komunikasi yang tajam antara lembaga legislatif, eksekutif, dan masyarakat. Sebelumnya, RDP antara DPRD Samosir, Pemkab Samosir, serta instansi kehutanan pada 7 September 2026 menyepakati agar tidak ada penggusuran terhadap kios UMKM setempat.
Namun, eskalasi meningkat ketika Satpol PP Samosir tetap turun melakukan penertiban pada Kamis (17/9/2026). Situasi sempat memanas akibat penolakan warga yang merasa tindakan tersebut mencederai kesepakatan dewan.
Ketegangan mereda setelah musyawarah lanjutan menghasilkan kompromi bahwa 18 pedagang membongkar lapak secara mandiri. Kendati demikian, akar persoalan belum sepenuhnya tuntas karena para pedagang masih menuntut kejelasan jadwal pembangunan kembali serta kepastian alokasi tempat usaha setelah penataan selesai.

Mengurai Dugaan Persaingan Usaha

Di balik alasan penataan kawasan wisata, mencuat pula sorotan tajam terkait dugaan persaingan usaha yang tidak sehat di tingkat lokal. Rapidin meminta Pemkab Samosir bersikap transparan dalam membuka data mengenai siapa saja yang selama ini menguasai dan menempati fasilitas kios di kawasan tersebut.
Klarifikasi terbuka dinilai krusial untuk menepis dugaan miring bahwa penertiban dilatarbelakangi kepentingan kelompok tertentu atau keluarga pejabat. Transparansi tata kelola aset publik akan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan penataan kota.

Menjaga Asa Pelaku UMKM Lokal

Kini, publik Samosir menunggu realisasi janji pemerintah daerah untuk memprioritaskan kembali 18 pedagang terdampak setelah kawasan Menara Pandang Tele selesai ditata ulang. Penataan objek wisata unggulan harus berjalan seiring dengan perlindungan sosial, sehingga estetika ruang publik tidak mengorbankan dapur masyarakat kecil yang menggantungkan hidup di tanah leluhur mereka.(*)
Source: Penulis berita L Harianto
Tags: #BeritaSamosir#MenaraPandangTele#RapidinSimbolon#UMKMSamosirPemkabSamosir
SendShareTweet
Kembali

Pemkab Karo Gandeng Corus International Gelar Expo 2026 untuk Bawa Produk Lokal Naik Kelas

Lanjut

HUT ke-81 TNI: Kodam I/BB Gelar Bazar Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis di Medan

Baca Juga

HUT ke-81 TNI: Kodam I/BB Gelar Bazar Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis di Medan
Medan

HUT ke-81 TNI: Kodam I/BB Gelar Bazar Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis di Medan

22 September 2026
Pemkab Karo Gandeng Corus International Gelar Expo 2026 untuk Bawa Produk Lokal Naik Kelas
Ekonomi

Pemkab Karo Gandeng Corus International Gelar Expo 2026 untuk Bawa Produk Lokal Naik Kelas

22 September 2026
Selesai Berobat di RSCM Jakarta, Dua Siswi Asal Karo Pulang dan Disambut Bupati
Karo

Selesai Berobat di RSCM Jakarta, Dua Siswi Asal Karo Pulang dan Disambut Bupati

22 September 2026
Gagas Program Anjeli dan Kusalam, Kecamatan Medan Denai Tuai Apresiasi Wali Kota Medan
Medan

Gagas Program Anjeli dan Kusalam, Kecamatan Medan Denai Tuai Apresiasi Wali Kota Medan

22 September 2026
Pemko Medan Perluas Basis Pajak dan Retribusi Tanpa Andalkan Kenaikan Tarif
Medan

Pemko Medan Perluas Basis Pajak dan Retribusi Tanpa Andalkan Kenaikan Tarif

22 September 2026
Bawa Misi Budaya, Wali Kota Medan Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh Malaysia
Medan

Bawa Misi Budaya, Wali Kota Medan Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh Malaysia

22 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In