MEDAN I galasibot.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) memasang target ambisius untuk mendongkrak Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) mencapai predikat BB pada 2026. Langkah ini diambil guna memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya, menegaskan bahwa akselerasi kinerja ini harus dijalankan secara terukur dan berkelanjutan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Target jangka panjang pun telah dirancang secara bertahap.
“Saya minta 2026-2027 harus meningkat menjadi BB, 2028-2029 jadi A, kita harus punya target, kalau tidak ini akan mandek terus di situ-situ saja,” ujar Surya saat memimpin Rapat Akselerasi Peningkatan SAKIP Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (25/9/2026).
Berdasarkan evaluasi, nilai SAKIP Pemprov Sumut pada 2025 masih berada pada predikat B atau kategori Baik/Cukup Akuntabel. Guna melompati capaian tersebut, penguatan manajemen kinerja di tingkat perangkat daerah menjadi harga mati.
Peta Kekuatan OPD dan Langkah Strategis
Saat ini, pemetaan internal mencatat baru ada tiga OPD di lingkungan Pemprov Sumut yang sukses menyabet predikat tertinggi, yaitu AA, yang diraih oleh:
-
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida)
-
Dinas Kesehatan
-
Inspektorat
Selain itu, sebanyak tujuh OPD telah mengantongi predikat A—termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Di sisi lain, masih terdapat 16 OPD dengan predikat BB dan enam OPD yang tertahan di predikat B.
Wagub Surya mendesak agar OPD yang masih berstatus B dan BB segera berbenah serius. Salah satu kunci utama percepatan adalah kepatuhan dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pengawasan dari Inspektorat.
“Kita tidak punya banyak waktu lagi, segera tindaklanjuti rekomendasi yang diberikan agar indikator-indikator penting untuk nilai SAKIP bisa kita penuhi, ini salah satu bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat,” tegas Surya.
Menanggapi instruksi tersebut, Inspektur Pemprov Sumut, Sulaiman Harahap, menyatakan pihaknya telah menyiapkan cetak biru strategi peningkatan SAKIP. Langkah taktis yang disiapkan meliputi:
-
Mendorong percepatan tindak lanjut temuan dan rekomendasi.
-
Menetapkan tenggat waktu (deadline) penyelesaian yang tegas.
-
Menunjuk Penanggung Jawab (Person in Charge / PIC) di setiap lini.
-
Menjalin kerja sama lintas daerah, termasuk menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengadopsi praktik terbaik sistem akuntabilitas.
“Kami akan coba bekerja sama dengan Jabar untuk membangun sistem yang lebih baik, sistem yang bisa memenuhi kebutuhan kita terkait akuntabilitas dan kinerja. Kami optimis ini akan berjalan dengan baik dan mudah-mudahan target kita bisa tercapai,” pungkas Sulaiman.(*)










