MEDAN, galasibot.co.id — Pj Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Selain itu, para ASN juga diminta mempercepat pelaksanaan program kegiatan dan memperkuat disiplin kerja menjelang pengujung tahun anggaran 2026.
Instruksi penting tersebut disampaikan Erfin saat mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam memimpin Apel Pagi di Halaman Tengah Balai Kota Medan, Senin (2/11/2026).
Waspadai Puncak Musim Hujan
Erfin mengingatkan bahwa bulan November dan Desember merupakan puncak musim hujan dengan intensitas tinggi. Ia mengajak seluruh ASN bercermin pada pengalaman tahun sebelumnya ketika banjir merendam 19 dari 21 kecamatan di Kota Medan.
Menurutnya, peristiwa tersebut menimbulkan kerugian besar yang mencakup aspek ekonomi, kesehatan, hingga keselamatan jiwa warga. Oleh karena itu, mitigasi bencana harus dimulai dari lingkup terkecil secara mandiri.
“Mulai dari membersihkan lingkungan sekitar, memastikan drainase bebas dari sumbatan, tidak membuang sampah sembarangan, hingga menyiapkan logistik darurat di rumah,” ujar Erfin.
Percepatan Program dan Integritas ASN
Isu strategis berikutnya yang menjadi sorotan adalah percepatan program pemerintah. Mengingat waktu efektif tersisa kurang dari 60 hari kalender, Erfin meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat merealisasikan program yang belum terlaksana.
Sebagai penutup, Erfin menekankan pentingnya menjaga integritas dan kedisiplinan kerja. ASN sebagai perumus kebijakan dituntut menjadi teladan dalam menegakkan aturan serta menghindari pelanggaran kode etik di lingkungan Pemko Medan.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga









