Medan I galasibot.co.id
Beberapa hari lalu, jalur Medan-Berastagi dilaporkan macet total gara-gara ada longsor dan pohon tumbang menimpa tiang listrik di kawasan Sibolangit. Kejadian longsor bukan hanya kali ini saja, tapi sudah sering terjadi terutama di saat musim penghujan.
Menyikapi hal ini, tokoh masyarakat Sumatera Utara yang juga mantan Anggota DPD RI Asal Sumut Parlindungan Purba, Selasa (13/12/2022) meminta pemerintah pusat agar segera mewujudkan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi atau segera mengaktifkan jalan alternatif ketika terjadi lonsor. Upaya pemerintah melebarkan jalan dibeberapa titik patut kita apresiasi.
Kepada masyarakat pedagang di kawasan Sibolangit, Parlindungan Purba juga menghimbau supaya menata dagangannya dengan baik agar badan jalan tidak semakin sempit, kawasan ini harus kita jaga bersama agar akses jalan Jalur Berastagi – Medan berjalan lancar,” ujarnya.
Kemacetan lalu lintas menuju kota wisata Berastagi tidak hanya diakibatkan longsor, di kawasan ini juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas dan mobil terbalik karena kehilangan keseimbangan.
“Waktu tempuh normal Medan-Berastagi itu biasanya 2 jam dengan kecepatan normal. Akan tetapi ketika terjadi kemacetan lalu lintas, jarak tempuhnya bisa meleset hingga 6 sampai 8 jam,” tandasnya.
Lebih lanjut Parlindungan Purba, mengatakanJalan Tol Medan-Berastagi memang sudah sangat mendesak untuk mengatasi seringnya terjadi kemacetan parah. Sebagai jalur interkoneksi 11 kabupaten/kota Sumut/Aceh, wajar pembangunan jalan tol dan jalan alternatif ini diprioritaskan.
Parlindungan Purba menambahkan, untuk menginformasikan terjadinya kemacetan lalu lintas atau terjadinya longsor di kawasan jalan dari Medan ke Berastagi, aparat terkait perlu segera menginformasikannya lewat media sosial atau langsung menginformasikan kepada pengguna jalan yang akan menuju kawasan wisata Berastagi agar berbalik arah untuk menghindari kemacetan panjang. (*)
Penulis berita : Harianto/editor:Pangihutan Sinaga











