• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

Redaksi Galasibot.co.id
8 Juni 2026
/ News
0 0
0
Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Mengapa Enam Dapur SPPG di Binjai Berhenti Beroperasi? Sengkarut Birokrasi Bank dan Aturan Ketat Dana Talangan

Mengisolasi Oknum, Menyelamatkan Visi: Tanggapan Resmi The Prabowonomics Institute atas Badai di Badan Gizi Nasional

Dua Tahun Merawat Asa Lansia: Konsistensi YLMI dan Ketulusan yang Diapresiasi RE Nainggolan

Jakarta | galasibot.co.id — Kabar gembira bagi masyarakat Sumatra Utara, khususnya wilayah Tapanuli! Impian lama mengenai terbentuknya Provinsi Tapanuli tampaknya kini berada di ambang kenyataan dan tinggal menunggu “ketok palu” regulasi final.

Sinyal hijau ini menguat setelah Komisi II DPR RI secara resmi mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat penyusunan regulasi penataan daerah dan persiapan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di seluruh Indonesia.

DPR RI Beri Deadline Akhir Desember 2026

Dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Jakarta, Komisi II DPR RI bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Sekjen Kemendagri, Ditjen Otda, serta BSKDN Kemendagri, menyepakati langkah strategis untuk membuka kembali kran pemekaran wilayah yang selama ini dinanti-nanti.

Keputusan Penting Rapat: Komisi II DPR RI meminta Kemendagri menyerahkan draf final Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Desain Besar Penataan Daerah (Desartada) paling lambat akhir Desember 2026.

Langkah taktis ini diambil sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2026. Pemerintah kini diwajibkan segera membentuk Panitia Antar Kementerian guna menyusun indikator pembobotan kelayakan daerah otonomi baru.

Harapan Baru untuk Provinsi Tapanuli

Bagi wilayah Tapanuli, keputusan politik di Senayan ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan. Dengan diserahkannya draf final RPP Desartada pada akhir tahun ini, landasan hukum untuk mencabut moratorium pemekaran daerah akan semakin kuat. Artinya, usulan Provinsi Tapanuli kini tinggal selangkah lagi menuju pengesahan resmi alias tinggal “ketok palu” begitu regulasi pembobotan daerah disepakati.

Masyarakat daerah berharap, pembentukan Provinsi Tapanuli yang baru dapat menjadi solusi konkret untuk:

Pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Tapanuli.

Memotong jalur birokrasi dan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa DPR RI dan Pemerintah merespons serius aspirasi masyarakat yang menginginkan kepastian masa depan daerahnya demi tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan sejahtera.

Ketua PPPT: Momentum Emas Pengesahan Provinsi Tapanuli

Merespons langkah progresif Komisi II DPR RI tersebut, jajaran pimpinan elemen masyarakat Tapanuli langsung menyatakan sikap optimis. Pendiri The Prabowonomics Institute sekaligus Ketua Percepatan Pembentukan Provinsi Tapanuli, Younge Sihombing, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesepakatan politik di Senayan tersebut.

Menurutnya, lampu hijau yang diberikan oleh DPR RI dan Kemendagri merupakan pengakuan nyata terhadap aspirasi arus bawah yang sudah lama dinantikan masyarakat Sumatra Utara, khususnya di wilayah Tapanuli.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas hasil Rapat Kerja Komisi II DPR RI bersama Kemendagri yang telah memberikan perhatian serius terhadap aspirasi pembentukan daerah otonomi baru, termasuk Provinsi Tapanuli,” ujar Younge Sihombing (YS) dalam keterangan pers tertulisnya.

Sebagai salah satu tokoh kunci yang konsisten mengawal isu ini bersama akademisi, tokoh daerah, dan Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT), Younge menilai bahwa perintah penyusunan draf final Desartada serta RPP Penataan Daerah menjadi titik balik penting. Hal ini membuktikan bahwa pemerintah pusat mulai membuka ruang konstitusional yang konkret untuk mencabut moratorium pemekaran.

Bukan Sekadar Syahwat Politik

Ia menegaskan, cita-cita melahirkan Provinsi Tapanuli sama sekali bukan bentuk syahwat politik atau sekadar memecah wilayah administratif. Ada esensi yang jauh lebih krusial di balik perjuangan panjang ini.

“Perjuangan ini bukan semata-mata untuk membentuk wilayah administratif baru. Tujuan utamanya adalah mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat daya saing kawasan, membuka lapangan kerja baru, serta menyejahterakan masyarakat Tapanuli secara berkelanjutan,” tegasnya.

Mengingat target waktu penyelesaian aturan yang semakin dekat di akhir tahun 2026, Younge juga menitipkan pesan persatuan kepada seluruh masyarakat Tapanuli, baik yang bermukim di bona pasogit (kampung halaman) maupun di tanah rantau.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Tapanuli untuk tetap menjaga persatuan, mendukung proses ini secara konstitusional, serta mengedepankan semangat kebersamaan demi terwujudnya cita-cita besar ini. Kiranya perjuangan kita memperoleh jalan terbaik dan dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan,” lanjutnya.

Mengakhiri pernyataannya, Ketua PPPT ini membakar semangat masyarakat dengan sebuah pesan pemantik optimisme demi masa depan daerah.

“Perjuangan besar selalu dimulai dari keyakinan besar. Tapanuli Maju, Indonesia Maju. Horas!” pungkas Younge.:.(*)

­

Source: Penulis berita :Wilfrid Sinaga
Tags: #Daerah Otonomi Baru Sumatra Utara#Desartada Kemendagri#Komisi II DPR RI#Pemekaran Daerah 2026Provinsi Tapanuli
SendShareTweet
Kembali

Mengapa Enam Dapur SPPG di Binjai Berhenti Beroperasi? Sengkarut Birokrasi Bank dan Aturan Ketat Dana Talangan

Baca Juga

Mengapa Enam Dapur SPPG di Binjai Berhenti Beroperasi? Sengkarut Birokrasi Bank dan Aturan Ketat Dana Talangan
News

Mengapa Enam Dapur SPPG di Binjai Berhenti Beroperasi? Sengkarut Birokrasi Bank dan Aturan Ketat Dana Talangan

8 Juni 2026
Mengisolasi Oknum, Menyelamatkan Visi: Tanggapan Resmi The Prabowonomics Institute atas Badai di Badan Gizi Nasional
News

Mengisolasi Oknum, Menyelamatkan Visi: Tanggapan Resmi The Prabowonomics Institute atas Badai di Badan Gizi Nasional

8 Juni 2026
Dua Tahun Merawat Asa Lansia: Konsistensi YLMI dan Ketulusan yang Diapresiasi RE Nainggolan
News

Dua Tahun Merawat Asa Lansia: Konsistensi YLMI dan Ketulusan yang Diapresiasi RE Nainggolan

8 Juni 2026
Elfanda Ananda Desak Program MBG Dihentikan Sementara: Evaluasi Total, Jangan Jadi Celah Korupsi!
News

Elfanda Ananda Desak Program MBG Dihentikan Sementara: Evaluasi Total, Jangan Jadi Celah Korupsi!

8 Juni 2026
Investasi Iman dan Karakter: Cerita di Balik Langkah Maruli Siahaan Akan Berangkatkan 13.000 Anak Sekolah Minggu Wisata Rohani
News

Investasi Iman dan Karakter: Cerita di Balik Langkah Maruli Siahaan Akan Berangkatkan 13.000 Anak Sekolah Minggu Wisata Rohani

7 Juni 2026
Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026
News

Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026

7 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Tiger Sumatera Binjai Kecewa: Tuntut Kompensasi Total Atas Pembatalan Kejuaraan Batam Internasional Taekwondo 2026

    Tiger Sumatera Binjai Kecewa: Tuntut Kompensasi Total Atas Pembatalan Kejuaraan Batam Internasional Taekwondo 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Program Kesbangpol Sumut, Ketum FKBNI Instruksikan Jajaran Pengurus Hadiri Rapat Deklarasi Anti Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng Kejari, Pemkab Humbang Hasundutan Sisir Rumah Warga untuk Verifikasi Faktual Bansos PKH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Nyala Api Organisasi dari Tepian Danau Toba: Strategi PMKRI Pematangsiantar Mencetak Kader Berintegritas Lewat MPAB 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Informasi Yang Membawa Kontraktor Proyek Sihapilis dan Huta Ginjang Samosir Adalah “OB”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPTN Lantik Pengurus Baru, Prof. Hoga Saragih Dikukuhkan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In