MEDAN I galasibot.co.id – Pemerintah Kota Medan mengerahkan alat berat, personel gabungan, serta armada ambulans ke Perumahan Grand Polonia. Langkah cepat ini bertujuan untuk mempercepat proses evakuasi korban pascaledakan hebat pada Selasa lalu.
Petugas masih memfokuskan pencarian terhadap dua orang korban yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung mengawasi jalannya penanganan darurat di lapangan.
Fokus Pencarian Korban di Bawah Reruntuhan
Rico Waas menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama tim penyelamat saat ini. Pihaknya terus berkoordinasi secara intensif demi menemukan keberadaan seluruh korban.
“Fokus kita saat ini adalah pencarian korban,” ujar Rico Waas saat memberikan keterangan di lokasi kejadian. Berdasarkan data sementara, peristiwa nahas ini menimpa total enam orang warga.
Petugas telah menyelamatkan seorang balita dan seorang kurir dalam kondisi hidup. Namun, istri pemilik rumah ditemukan meninggal dunia, sedangkan dua korban lain masih dalam tahap pencarian.
Penggunaan Alat Berat demi Keselamatan Petugas
Proses evakuasi memerlukan kehati-hatian tinggi karena struktur bangunan mengalami kerusakan sangat parah. Pencarian secara manual berisiko membahayakan keselamatan tim SAR yang bertugas di area reruntuhan.
Oleh karena itu, Pemko Medan menurunkan alat berat untuk membersihkan puing-puing material bagian depan rumah. Pembersihan ini membuka akses jalan agar proses pencarian berlangsung lebih aman dan cepat.
Di samping itu, Dinas Kesehatan menyiagakan tim medis dan fasilitas penanganan darurat di sekitar lokasi. Petugas kesehatan siap memberikan pertolongan medis secara cepat bilamana tim menemukan korban baru.
Penyelidikan Cepat dan Dugaan Kebocoran Gas
Mengenai pemicu peristiwa ini, Rico Waas menyebutkan indikasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas. Kendati demikian, pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pastinya.
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) tengah mengumpulkan bukti-bukti fisik dari lokasi reruntuhan. Hasil pemeriksaan ilmiah tersebut akan memberikan kejelasan mengenai penyebab utama ledakan.
Wali Kota Medan mengajak seluruh warga untuk mendoakan keselamatan para korban. Pemerintah daerah akan menentukan langkah rehabilitasi bangunan terdampak setelah proses evakuasi selesai sepenuhnya.










