• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Jaringan Caritas Indonesia Gerak Cepat Bantu Penyintas Gempa M7,7 di Flores

Redaksi Galasibot.co.id
16 Agustus 2026
/ News
0 0
0
Jaringan Caritas Indonesia Gerak Cepat Bantu Penyintas Gempa M7,7 di Flores

Jaringan Caritas Indonesia dan Caritas keuskupan di Flores mengaktifkan layanan kemanusiaan untuk membantu penyintas gempa M7,7.

Share on FacebookShare on Twitter

FLORES I galasibot.co.id —Jaringan Caritas Indonesia bergerak cepat membantu penyintas gempa M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Respons dilakukan bersama Caritas keuskupan di wilayah terdampak.

Gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Gempa sempat memicu peringatan dini tsunami dan berdampak pada sejumlah wilayah. Jaringan Caritas kemudian mengaktifkan respons kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan darurat masyarakat.

Baca Juga

Proyek 1.000 Titik Dimulai, 5.000 Ditargetkan: Menguji Janji Menembus Lorong Gelap Kota Medan

Hari Kesaktian Pancasila, Rico Waas: Pancasila Harus Hidup dalam Pemerintahan dan Kehidupan Masyarakat

Rico Waas Minta Aparatur Tak Sekadar Cari Penilaian Atasan, Lalu Bagaimana Warga Mengukurnya?

Berdasarkan data BNPB yang tercantum dalam materi, gempa menyebabkan 47 orang meninggal dunia. Sebanyak 101 orang mengalami luka-luka.

Lebih dari 5.934 jiwa juga mengungsi. Pengungsi terbesar tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa.

Kabupaten Manggarai menyusul dengan 2.078 pengungsi. Nagekeo mencatat sekitar 500 pengungsi.

Gempa juga menimbulkan 341 gempa susulan. Kerusakan tercatat pada rumah, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan kantor pemerintah.

Caritas Aktifkan Status Tanggap Darurat

Direktur Caritas Indonesia, Romo Fredy Rante Taruk, Pr, menyatakan KWI mendukung respons darurat tersebut.

Caritas Indonesia menetapkan Skala Dampak Level III atau Orange. Jaringan tersebut juga mengaktifkan sejumlah pos layanan di empat keuskupan terdampak.

“Caritas menggerakkan semua komponen Gereja untuk bekerja sama,” kata Romo Fredy dalam keterangan yang tercantum dalam materi.

Respons tersebut menggunakan semangat One Church, One Response. Jaringan Caritas mengerahkan berbagai komponen Gereja untuk mempercepat bantuan.

Caritas Indonesia juga memobilisasi relawan terlatih dari Core Response Team (CRT). Tim tersebut membantu penanganan bencana pada masa tanggap darurat.

Kebutuhan Dasar Menjadi Prioritas

Kebutuhan mendesak penyintas mencakup tenda darurat, beras, obat-obatan, dan selimut. Bantuan lain mencakup velbed, tikar, air bersih, dan genset.

Jaringan Caritas menyiapkan posko transit mobilisasi logistik di Surabaya dan Kupang. Posko Surabaya menghimpun bantuan dari wilayah Jawa.

Caritas Keuskupan Surabaya turut mendukung pengelolaan bantuan melalui posko tersebut.

Empat Keuskupan Perkuat Respons

Di Keuskupan Agung Ende, Caritas berfokus pada pendataan kerusakan dan penanganan pengungsi.

Wilayah Nagekeo tercatat mengalami dampak gempa yang signifikan. Sedikitnya 20 bangunan gereja dilaporkan mengalami kerusakan.

Caritas juga menyalurkan bantuan awal ke wilayah Nagekeo, Ngada, dan Ende. Pos pelayanan telah berdiri di Paroki Aeramo.

Pos tersebut juga mendukung pengungsian bagi kelompok lanjut usia.

Di Keuskupan Maumere, Caritas mengaktifkan pos koordinasi kemanusiaan. Tim memantau wilayah pesisir Sikka yang sempat menghadapi ancaman kenaikan muka air laut.

Tim mengidentifikasi kebutuhan makanan siap saji, tempat tidur, lauk pauk, dan air bersih. Hygiene kit serta bahan pokok juga disiapkan bagi pengungsi.

Caritas Maumere berkoordinasi dengan BPBD dan PMI untuk memperbarui informasi dampak bencana.

Dukungan untuk Pasien dan Warga Terdampak

Di Keuskupan Ruteng, Caritas merespons kebutuhan kesehatan darurat. Tim mendirikan tenda darurat di area RSUD setempat.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu evakuasi pasien. Pelayanan medis tetap berjalan di tengah ancaman gempa susulan.

Caritas juga mengoordinasikan jaringan paroki untuk evakuasi warga. Tim turut mengumpulkan data korban di wilayah terdampak.

Sementara itu, Keuskupan Labuan Bajo memusatkan respons pada pos layanan kemanusiaan. Tim juga memenuhi kebutuhan shelter kit darurat dan pendampingan psikososial.

Pendataan dampak masih berlangsung di wilayah tersebut. Informasi sementara mencatat sekitar 150 rumah terdampak.

Perkuat Koordinasi dan Distribusi Bantuan

Jaringan Caritas Indonesia mengaktifkan grup koordinasi darurat sebagai pusat arus informasi antar-keuskupan.

Caritas Indonesia juga menyiapkan Caritas Response Team untuk memperkuat asesmen cepat. Tim akan membantu pengelolaan data dan distribusi bantuan.

Jaringan tersebut juga membangun kemitraan dengan organisasi, universitas, dan komunitas yang peduli terhadap penanganan bencana.

Caritas Indonesia membuka jalur bantuan dana dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Penyaluran dilakukan melalui pos logistik yang telah ditetapkan.

Jaringan Caritas mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan resmi BMKG dan BPBD.

Caritas Indonesia menyatakan akan terus mendampingi warga terdampak hingga tahap pemulihan pascabencana.

Tags: #BantuanKemanusiaan#BencanaAlam#CaritasIndonesia#GempaFloresNTT
SendShareTweet
Kembali

27 Pendeta GBKP Ditahbiskan, Pemko Binjai Dorong Penguatan Kerukunan Antarumat

Lanjut

Pemko Binjai Pastikan Perbaikan Jalan Alpukat Raya Dianggarkan Rp780 Juta

Baca Juga

Proyek 1.000 Titik Dimulai, 5.000 Ditargetkan: Menguji Janji Menembus Lorong Gelap Kota Medan
Medan

Proyek 1.000 Titik Dimulai, 5.000 Ditargetkan: Menguji Janji Menembus Lorong Gelap Kota Medan

1 Oktober 2026
Hari Kesaktian Pancasila, Rico Waas: Pancasila Harus Hidup dalam Pemerintahan dan Kehidupan Masyarakat
Medan

Hari Kesaktian Pancasila, Rico Waas: Pancasila Harus Hidup dalam Pemerintahan dan Kehidupan Masyarakat

1 Oktober 2026
Rico Waas Minta Aparatur Tak Sekadar Cari Penilaian Atasan, Lalu Bagaimana Warga Mengukurnya?
Medan

Rico Waas Minta Aparatur Tak Sekadar Cari Penilaian Atasan, Lalu Bagaimana Warga Mengukurnya?

1 Oktober 2026
DPR RI Setuju Secara Aklamasi: Komjen Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional

DPR RI Setuju Secara Aklamasi: Komjen Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

1 Oktober 2026
Menguji Transparansi Pelayanan Publik Bappeda Medan: Sejauh Mana Masukan Warga Benar-Benar Didengar?
Medan

Menguji Transparansi Pelayanan Publik Bappeda Medan: Sejauh Mana Masukan Warga Benar-Benar Didengar?

1 Oktober 2026
Menangkap Peluang Pasar Global: Menakar Potensi Ekonomi Industri Kerajinan Dunia Senilai US$3.000 Miliar
Ekonomi

Menangkap Peluang Pasar Global: Menakar Potensi Ekonomi Industri Kerajinan Dunia Senilai US$3.000 Miliar

1 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In