Medan | galasibot.co.id
Menyambut Puncak Perayaan Paskah Nasional 2025 yang akan digelar pada 16 Mei mendatang di Medan, rangkaian kegiatan Napak Tilas telah sukses dilaksanakan oleh Panitia Paskah Nasional di bawah koordinasi Forum Umat Kristen Republik Indonesia (FUKRI). Sumatera Utara, sebagai tuan rumah tahun ini, menjadi saksi spiritual perjalanan iman yang sarat makna, mengenang jejak para misionaris yang telah membawa terang Injil ke tanah Batak.
Hari Pertama (24 April): Mengenang Para Martir di Tanah Taput
Perjalanan dimulai dari Lobu Pining, Tapanuli Utara, di mana para peserta melakukan kunjungan ibadah ke makam Pdt. Henry Lyman dan Pdt. Samuel Munson—dua misionaris yang gugur sebagai martir dalam menjalankan tugas penginjilan. Dalam suasana haru, Panitia membagikan tali kasih berupa sembako kepada masyarakat sekitar.
Napak Tilas berlanjut ke Huta Dame, tempat berdirinya gereja pertama yang didirikan oleh misionaris terkenal, DR. Ingwer Ludwig Nommensen. Di sini pula, Panitia kembali menyalurkan sembako sebagai bentuk kasih dan solidaritas. Kegiatan hari pertama ditutup dengan jamuan hangat di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara.
Hari Kedua (25 April): Salib Kasih, Simbol Cinta Kasih yang Menyala
Perjalanan berlanjut ke Salib Kasih di Siatas Barita, sebuah situs rohani yang menandai tempat berdoa DR. Nommensen kepada Tuhan dalam karya pelayanannya. Selain ibadah dan penyaluran sembako, para peserta juga menanam pohon sebagai wujud cinta lingkungan dan warisan iman yang lestari.
Napak tilas dilanjutkan ke Balige, Kabupaten Toba, di mana kembali disambut dengan penuh sukacita oleh Bupati dan masyarakat setempat dalam suasana penuh kekeluargaan.
Hari Ketiga (26 April): Menghormati Warisan Rohani di Sigumpar dan Pematang Siantar
Napak tilas mencapai puncaknya dengan kunjungan ke makam DR. Nommensen di Sigumpar, Kabupaten Toba. Dengan khidmat, para peserta kembali merenungkan pengorbanan dan dedikasi para misionaris. Rangkaian hari ketiga ditutup dengan ibadah singkat di Pematang Siantar, pusat pelayanan berbagai denominasi gereja, dan ramah tamah di Rumah Dinas Walikota.
Pesan Spiritualitas dan Terima Kasih
“Kegiatan Napak Tilas ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan iman yang menyentuh hati. Ini adalah penghormatan atas jasa para misionaris yang membawa kabar keselamatan, serta bentuk kasih nyata kepada sesama,” ungkap Manaek Hutasoit, SE, Koordinator Bidang Napak Tilas.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Lokal, Pemerintah Daerah, dan jemaat yang telah bersinergi mendukung rangkaian kegiatan ini.
Puncak Perayaan: 16 Mei 2025, Medan Bersatu dalam Sukacita Paskah
Puncak acara akan dilangsungkan di Gedung Persembahan GBI Padang Bulan Medan dengan estimasi kehadiran 30.000 umat. Ketua Umum Pdt. Sugi Sitorus dan Ketua Pelaksana Harian Landen Marbun mengajak seluruh umat Kristen untuk bersama-sama merayakan kemenangan Kristus dengan hati bersyukur.
“Terpujilah Bapa di Surga, dan terberkatilah kita umat-Nya,” pungkas Manaek dengan penuh semangat rohani.(“)










