• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

In Memoriam Paus Fransiskus : Laudato Si’ dan Warisan Ekologis Paus Fransiskus: Seruan Iman untuk Menjaga Bumi

Redaksi Galasibot.co.id
27 April 2025
/ Opini
0 0
0
In Memoriam Paus Fransiskus : Laudato Si’ dan Warisan Ekologis Paus Fransiskus: Seruan Iman untuk Menjaga Bumi
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah Tuhan memanggil Paus Fransiskus ke pangkuan-Nya pada 21 April 2025 sebagai hamba-Nya yang setia, dan dikebumikan dengan penuh khidmat pada Sabtu, 26 April 2025, dunia merasakan kehilangan yang begitu mendalam. Banyak kisah dan kenangan yang dikenang tentang beliau: mulai dari masa kecil yang sederhana, kepribadian yang rendah hati, hingga pelayanannya yang penuh kasih sebagai pemimpin Gereja Katolik sedunia.

Dari sekian banyak warisan keteladanan beliau, izinkan saya menyoroti salah satu yang paling membekas dan relevan bagi kita semua: komitmen mendalam beliau terhadap kelestarian bumi, rumah kita bersama. Komitmen ini terpatri kuat dalam Ensiklik Laudato Si’ yang diterbitkan pada tahun 2015—sebuah seruan profetik tentang pentingnya merawat bumi, ciptaan Tuhan, sebagai bentuk iman yang hidup dan nyata.

Baca Juga

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

Paus Fransiskus dengan tegas menyuarakan keprihatinannya atas krisis ekologis global: pemanasan global, pencemaran air dan udara, deforestasi, serta kepunahan keanekaragaman hayati. Beliau mengecam gaya hidup konsumtif dan pembangunan yang tidak berkelanjutan. Di balik semua itu, beliau mengingatkan bahwa manusia memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ciptaan Tuhan dan melakukan pertobatan ekologis yang sejati.

Dalam pandangan beliau, perlindungan lingkungan bukan hanya isu teknis atau politik, tapi panggilan rohani dan etis. Maka dari itu, beliau mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan integral—yang menjawab kebutuhan manusia sekaligus melindungi bumi. Isu keadilan sosial juga tak luput dari perhatian beliau, terutama nasib kaum miskin dan rentan yang paling terdampak oleh perubahan iklim.

Keprihatinan Paus Fransiskus ini sejalan dengan suara kenabian yang disuarakan oleh Dewan Gereja Dunia (World Council of Churches / WCC) yang sejak 1948 juga telah aktif menyerukan kesadaran ekologis sebagai bagian dari kesaksian iman. Mereka menyerukan gereja-gereja di seluruh dunia untuk berdoa, merenung, dan bertindak bagi keselamatan bumi, sebagai tanggapan terhadap kehendak Allah Sang Pencipta.

Dalam konteks kita di Indonesia, khususnya Tano Batak dengan kawasan Danau Toba sebagai rumah kita bersama, ajaran Paus Fransiskus menjadi sangat relevan. Warisan lingkungan dan budaya yang kita miliki merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga. Oleh karena itu, Laudato Si’ dan seruan WCC harus kita terjemahkan dalam langkah konkret: konservasi warisan geologi, hayati, dan budaya, serta pembangunan kawasan berbasis geopark dan pemberdayaan masyarakat. Kesepakatan para bupati kawasan Danau Toba dengan Gubernur Sumatera Utara sejak 2012 perlu terus dihidupkan sebagai bentuk cinta tanah air dan iman yang ekologis.

Akhirnya, berpulangnya Paus Fransiskus meninggalkan luka, tetapi juga semangat untuk meneruskan perjuangan beliau. Semoga warisan iman dan cintanya pada bumi menjadi obor penuntun bagi kita semua. Terpujilah Engkau, Tuhan, atas kehidupan hamba-Mu yang setia ini.

“Laudato Si’, mi Signore — Terpujilah Engkau, Tuhanku.”
Beristirahatlah dalam damai, Paus Fransiskus. Cintamu pada bumi akan selalu hidup dalam hati kami.(Oleh: Dr. Wilmar Eliaser Simandjorang, Dipl_Ec., M.Si
Penggiat Lingkungan / Ketua Pusat Studi Geopark Indonesia (PS_GI))

SendShareTweet
Kembali

Napak Tilas Paskah Nasional 2025: Jejak Iman dan Perjuangan Misionaris di Tanah Batak

Lanjut

Lamhot Sinaga Soroti Hambatan Investasi Pariwisata di Kawasan Super Prioritas Danau Toba: Investor Tertahan karena Regulasi yang Tak Sinkron

Baca Juga

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra
Ekonomi

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

24 September 2026
Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)
Budaya

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

20 September 2026
Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”
Opini

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

17 September 2026
Menyalakan Nalar, Merawat Realitas: Meneguhkan Kembali Pilar Perjuangan PMKRI di Kampus dan Masyarakat
Opini

Menyalakan Nalar, Merawat Realitas: Meneguhkan Kembali Pilar Perjuangan PMKRI di Kampus dan Masyarakat

14 September 2026
Opini

10 September 2026
Membedah Dugaan Pidana Korporasi PT Toba Pulp Lestari: Antara Kejahatan Individu dan Korporasi
Hukum

Membedah Dugaan Pidana Korporasi PT Toba Pulp Lestari: Antara Kejahatan Individu dan Korporasi

9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In