JAKARTA | galasibot.co.id — Perkumpulan Profesor Teologia Nusantara (PPTN) resmi melantik pengurus dan anggota periode baru sekaligus mengukuhkan Prof. Dr. Hoga Saragih, S.Th., M.Th., Ph.D, Guru Besar Universitas Bakrie, sebagai Ketua Umum PPTN periode 2026–2030.
Pelantikan berlangsung pada Kamis (21/5/2026) di Rose Garden International Restaurant, Gedung Graha Indramas Lantai 3, Jl. KS. Tubun Raya No. 77, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.
Dalam kesempatan yang sama, PPTN juga mengukuhkan Kanjeng Ayu Jenny Waskita, S.E., Ak., M.B.A. sebagai Dewan Penasehat organisasi.
Acara pelantikan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Gimbal Doloksaribu, M.Ec., Guru Besar Universitas Mercu Buana, yang juga merupakan Pendiri dan Pembina PPTN serta sejumlah organisasi strategis lainnya, termasuk Dewan Pakar Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) dan The Prabowonomics Institute.
Kegiatan ini turut dihadiri delegasi gabungan dari PPPT, Partai Indonesia Maju (PIM), serta The Prabowonomics Institute, yang menegaskan sinergi antara dunia akademik, sosial, dan pembangunan kebangsaan.
Dalam sambutannya, PPTN menetapkan target strategis periode baru, yakni mencetak 100 guru besar, 500 lektor kepala, 1.000 lektor, dan 10.000 asisten ahli teologi. Program ini diarahkan untuk memperkuat riset akademik, memperluas dialog antarumat beragama, serta menanamkan nilai inklusif dalam kehidupan sosial masyarakat.
Selain pelantikan, PPTN juga menyerahkan cenderamata kepada Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., Ketua The Prabowonomics Institute, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pengembangan organisasi.
Yonge Sihombing menegaskan bahwa penguatan teologi tidak dapat dipisahkan dari pembangunan karakter bangsa.
“PPTN mencetak intelektual yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakar pada nilai spiritual dan kearifan lokal. Itu fondasi Indonesia maju,” ujarnya.
Sementara itu, Kanjeng Ayu Jenny Waskita menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan moralitas.
“Pembangunan tanpa penguatan moral akan rapuh. Karena itu kami mendukung penuh langkah PPTN,” katanya.
Ketua Dewan Pakar PPPT, Dr. Ir. Maruasas Pandjaitan, M.M., M.M.T., menilai target PPTN sebagai langkah strategis dalam memperkuat modal sosial bangsa. Ia menyebut pendekatan ini sejalan dengan semangat Prabowonomics yang menekankan negara hadir dan nilai dijaga.
Senada, Wakil Ketua Umum PPPT, Dr. Hendrik Sinaga, S.E., Ak., M.M., M.B.A., Ph.D., menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak akan berkelanjutan tanpa fondasi intelektual dan moral yang kuat.
Acara ditutup dengan ucapan selamat dari Yonge Sihombing kepada seluruh pengurus PPTN yang baru dilantik serta kepada Kanjeng Ayu Jenny Waskita atas amanah barunya sebagai Dewan Penasehat.(*)











