• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”

Redaksi Galasibot.co.id
1 Mei 2026
/ Opini
0 0
0
May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”
Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot.co.id — Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 kembali menjadi ruang kritik dari kalangan aktivis mahasiswa terhadap lemahnya perlindungan negara terhadap kaum buruh.

Aktivis yang terinspirasi dari nilai perjuangan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Erik Manalu menilai kondisi buruh saat ini masih berada dalam ketidakpastian ekonomi. Mereka menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan buruh berada dalam situasi “buah simalakama”—bertahan dengan upah rendah atau terpaksa mengundurkan diri karena tekanan ekonomi.

Baca Juga

Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan

Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional

Menjaga Stabilitas Nasional: Menolak Provokasi dan Mengawal Kehormatan HUT RI

Menurutnya mengacu pada gagasan Soekarno tentang Marhaenisme, mahasiswa mengingatkan bahwa kaum buruh, tani, dan rakyat kecil merupakan fondasi utama ekonomi nasional. Sosok “Marhaen” yang ditemukan Soekarno pada 1920-an di Bandung menjadi simbol nyata bagaimana rakyat yang memiliki alat kerja sendiri tetap terjebak dalam kemiskinan akibat sistem ekonomi yang tidak adil.

“Situasi hari ini tidak jauh berbeda. Buruh bekerja, tetapi tidak memiliki kepastian kesejahteraan. Ini menunjukkan negara belum sepenuhnya hadir,” ujar salah satu aktivis dalam pernyataannya.

Sorotan tajam juga diarahkan pada kondisi pekerja di Bandara Sisingamangaraja XII, yang mengalami penurunan pendapatan akibat naiknya harga bahan bakar avtur dan menurunnya aktivitas penerbangan. Kondisi ini berdampak langsung pada pengurangan upah pekerja, bahkan mendorong sebagian buruh memilih mundur secara sukarela.

Menurut aktivis, pola ini berbahaya karena menjadi bentuk “PHK terselubung”. Perusahaan tidak perlu melakukan pemutusan hubungan kerja secara formal, tetapi tekanan ekonomi memaksa buruh keluar dengan sendirinya.

“Ini yang kami sebut buah simalakama. Negara tidak boleh diam. Kalau tidak ada intervensi serius, buruh akan terus menjadi korban sistem,” tegas mereka.

Aktivis juga menyinggung langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang telah membentuk Satgas PHK. Namun, mereka menilai kebijakan tersebut harus diikuti dengan langkah konkret, khususnya dalam menjamin perlindungan upah dan keberlangsungan hidup pekerja.

Mahasiswa mendesak agar negara tidak hanya hadir dalam bentuk regulasi, tetapi juga memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif. Mereka menekankan bahwa roda ekonomi nasional sangat bergantung pada stabilitas dan kesejahteraan kaum buruh.

“Jika buruh tidak dilindungi, maka ekonomi akan rapuh. Negara harus memastikan upah layak, jaminan kerja, dan kepastian hidup,” pungkasnya.(*)

 

 

Tags: #kebijakan-prabowo-satgas-phk#kritik-mahasiswa-gmni-buruh#perlindungan-buruh-mayday-2026#phk-terselubung-indonesia#upah-buruh-tidak-pasti
SendShareTweet
Kembali

Kurpan Sinaga SH Ajak Masyarakat Cari Jalan Tengah Terkait Prahara Konsesi TPL

Lanjut

Bungkam Isu Miring, Polsek Pancur Batu Bakar Barak Narkoba di Sibolangit

Baca Juga

Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan
Opini

Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan

13 Agustus 2026
Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional
Opini

Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional

12 Agustus 2026
Menjaga Stabilitas Nasional: Menolak Provokasi dan Mengawal Kehormatan HUT RI
Opini

Menjaga Stabilitas Nasional: Menolak Provokasi dan Mengawal Kehormatan HUT RI

11 Agustus 2026
Reformasi Birokrasi Pemko Medan: Ujian Konsistensi dan Sinyal Kepemimpinan Tegas
Opini

Reformasi Birokrasi Pemko Medan: Ujian Konsistensi dan Sinyal Kepemimpinan Tegas

11 Agustus 2026
Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat
Opini

Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

8 Agustus 2026
8 Langkah Wartawan Membuat Konten Berita di Tengah Disinformasi dan Persaingan Traffic: Jurnalisme Berkualitas Menjadi Pembeda
Opini

8 Langkah Wartawan Membuat Konten Berita di Tengah Disinformasi dan Persaingan Traffic: Jurnalisme Berkualitas Menjadi Pembeda

3 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Gelar Beruntun, Yamal Siap Tantang Sang Idola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolonel Inf Andrian Siregar Jabat Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Menggantikan  Kolonel Arh Dedik Ermanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang Korupsi Bansos PENA Samosir di PN Medan: Keterangan Saksi Didengar, Massa Desak Pengusutan Aktor Lain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In