• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

Saat Dalih AI Menabrak Realitas Hukum: Di Balik Laporan JK terhadap Rismon Sianipar

Redaksi Galasibot.co.id
10 April 2026
/ Opini
0 0
0
Saat Dalih AI Menabrak Realitas Hukum: Di Balik Laporan JK terhadap Rismon Sianipar
Share on FacebookShare on Twitter

Kehadiran Jusuf Kalla (JK) di Bareskrim Polri pada Rabu (8/4) bukan sekadar drama politik biasa. Laporan sang Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 terhadap Rismon Hasiholan Sianipar menandai babak baru dalam pertarungan antara fakta material dan “hiperealitas” digital di Indonesia.

Kasus ini bermula dari tuduhan serius: JK dituding menggelontorkan dana sebesar Rp5 miliar kepada Roy Suryo Cs untuk menggulirkan isu ijazah palsu Presiden Jokowi. Bagi JK, ini bukan sekadar beda pendapat, melainkan penghinaan terhadap martabat seorang negarawan yang pernah mendampingi Jokowi selama lima tahun.

Baca Juga

BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

Membongkar Tabir Sejarah Kerajaan Nagur: Saatnya Sinaga Uruk Menegakkan Kembali Habonaron Do Bona

Simulakrum di Ruang Siber
Secara filosofis, apa yang terjadi dalam pusaran kasus ini adalah bentuk nyata dari teori Simulakrum Jean Baudrillard. Narasi pendanaan tersebut telah menjadi “salinan tanpa aslinya.” Publik tidak lagi peduli apakah transfer uang itu benar-benar ada di dunia nyata; narasi yang disebar di YouTube telah menjadi kebenaran mandiri yang dikonsumsi masif.

Upaya JK menempuh jalur hukum adalah langkah paksa untuk menarik kembali simulasi liar tersebut ke dalam tatanan realitas material. JK ingin menegaskan bahwa di balik layar monitor, ada nama baik yang hancur dan waktu yang terbuang sia-sia.

AI: Tameng atau Senjata?
Hal yang paling menarik dari kasus ini adalah respons Rismon yang berdalih bahwa video tersebut merupakan produk AI (Artificial Intelligence). Di sinilah hiperealitas bekerja—ketika teknologi digunakan untuk menghapus jejak subjek hukum.

Namun, secara yuridis, dalih “ini buatan AI” adalah pembelaan yang rapuh. Hukum Indonesia menganut prinsip The Man Behind the Tool. AI tidak bisa dipenjara, namun manusia yang memerintahkannya atau yang dengan sengaja menyebarkan konten manipulatif tersebut tetap memegang tanggung jawab pidana. Jika Rismon sengaja memproduksi atau mendistribusikan konten tersebut untuk menyerang kehormatan JK, maka jeratan UU ITE sudah menanti.

Dampak Sosial yang Nyata
JK benar ketika mengatakan polemik ini merugikan bangsa. Perdebatan ijazah yang berlarut-larut, ditambah bumbu fitnah pendanaan, telah menciptakan perpecahan yang menghabiskan energi nasional. Biaya hukum yang mahal dan hilangnya waktu produktif para tokoh bangsa adalah kerugian riil yang tak bisa diganti hanya dengan kata “maaf” atau dalih “teknologi”.

Kini, bola panas ada di tangan tim Digital Forensik Polri. Mereka akan menelanjangi metadata dan jejak digital untuk membuktikan apakah “kecerdasan buatan” tersebut adalah bentuk ketidaksengajaan, atau justru senjata yang dirancang untuk membunuh karakter seorang tokoh nasional.

Pada akhirnya, ruang pengadilan harus menjadi tempat di mana hiperealitas digital tunduk pada fakta material. Karena jika setiap fitnah bisa lolos hanya dengan menyalahkan algoritma, maka martabat manusia di era digital berada dalam ancaman serius.(*)

 

Tags: #FitnahDana5Miliar#HoaksIjazahJokowi#KasusUUITEJusufKalla#LaporanJKBareskrim#RismonSianiparJK
SendShareTweet
Kembali

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kapolda Sumut Resmikan Empat SPPG di Polres Karo

Lanjut

BPODT Dinilai Kehilangan Taji, Desakan Kembalikan Fungsi Koordinasi Sesuai Perpres 49/2016 Menguat

Baca Juga

BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun
Opini

BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

4 April 2026
Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak
Opini

Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

2 April 2026
Infografis
Budaya

Membongkar Tabir Sejarah Kerajaan Nagur: Saatnya Sinaga Uruk Menegakkan Kembali Habonaron Do Bona

31 Maret 2026
MENJEMPUT REALITAS: Menjadi Manusia Sejati di Tengah Gempuran Algoritma
Opini

MENJEMPUT REALITAS: Menjadi Manusia Sejati di Tengah Gempuran Algoritma

29 Maret 2026
Menemukan “Kompas” di Tengah Gaduh Debat Silsilah Batak: Pulang untuk Melangkah
Opini

Menemukan “Kompas” di Tengah Gaduh Debat Silsilah Batak: Pulang untuk Melangkah

25 Maret 2026
Rismon Sianipar dan Ijazah Jokowi: Dari Hipotesis ‘Palsu’ ke Kesimpulan ‘Asli’?
Opini

Rismon Sianipar dan Ijazah Jokowi: Dari Hipotesis ‘Palsu’ ke Kesimpulan ‘Asli’?

16 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kongres GSRI 2026 Sukses Digelar, Pdt Drs Ependi Bukit Terpilih sebagai Ketua Umum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rismon Sianipar dan Ijazah Jokowi: Dari Hipotesis ‘Palsu’ ke Kesimpulan ‘Asli’?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In