• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

Redaksi Galasibot.co.id
4 April 2026
/ Opini
0 0
0
BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Integritas Sekolah Diuji: Menyelaraskan Retorika Kejujuran dengan Transparansi Dana BOS di Sumut

Menakar “Rapor Hijau” Dairi: Sukses Realisasi di Tengah Ancaman Lumpuhnya Pembangunan Fisik

75 Tahun PERSAJA: Meneguhkan Integritas Jaksa dalam Mengawal Stabilitas Nasional

 Sejak dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) memikul mandat besar: menjadikan Danau Toba destinasi wisata kelas dunia. Namun, hampir satu dekade berlalu, ambisi tersebut terasa hambar bagi masyarakat pesisir Kabupaten Simalungun. Alih-alih transformasi, warga justru masih terjebak dalam “kubangan” masalah klasik: infrastruktur jalan yang rusak parah dan tidak tersentuh program nyata.

Potret Buram Jalur Tongging–Haranggaol

Salah satu ironi terbesar terlihat di ruas jalan Tongging–Haranggaol sepanjang 38 kilometer. Jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Karo dengan Simalungun ini sejatinya menawarkan panorama “surga” Danau Toba. Namun, realitanya justru sebaliknya:

  • 16 Kilometer Rusak Serius: Aspal terkelupas dan lubang menganga mengancam keselamatan.

  • 8 Kilometer Tak Layak: Jalan sempit (3-4 meter) dan belum teraspal optimal.

  • Minim Fasilitas: Tanpa rambu lalu lintas, drainase buruk, dan dihantui risiko longsor.

Hanya sekitar 14 kilometer yang berada dalam kondisi relatif baik. Angka ini menjadi bukti nyata betapa lambatnya gerak pembangunan di wilayah ini.

Jalur Utama Siantar–Tigaras: Sempit dan Berbahaya

Kritik juga tertuju pada jalur Siantar–Sidamanik–Tigaras. Sebagai akses vital menuju Pelabuhan Tigaras (pintu masuk penyeberangan Danau Toba), kondisi jalannya jauh dari standar wisata strategis. Lebar jalan yang terbatas dan tikungan tajam membuat bus pariwisata besar sulit melintas, menghambat distribusi logistik dan minat wisatawan.

Ketimpangan Infrastruktur: Data dan Fakta

Secara akumulatif, infrastruktur jalan di pesisir Simalungun berada dalam kondisi memprihatinkan:

  • Kondisi Baik: Hanya 35%

  • Perlu Perbaikan Serius: 45%

  • Belum Tertangani: 20%

Artinya, lebih dari 65 persen infrastruktur jalan di kawasan ini belum layak untuk mendukung pariwisata internasional. Pola pembangunan yang bersifat “tambal sulam” dan parsial dituding sebagai akar masalah.

Dampak Ekonomi: Biaya Logistik Membengkak

Ketertinggalan ini berdampak sistemik. Biaya distribusi hasil pertanian masyarakat lokal melonjak 20–30 persen. Wisatawan enggan datang karena faktor keamanan, sementara agen perjalanan mulai mencoret rute Simalungun dari daftar destinasi.

“Narasi peningkatan kesejahteraan menjadi sulit dibuktikan ketika masyarakat hanya dijadikan objek pembangunan, bukan subjek yang dilibatkan secara aktif,” tulis Joan Berlin Damanik.

BPODT Terancam Kehilangan Legitimasi

Lemahnya koordinasi antara BPODT, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menciptakan tumpang tindih kebijakan. Jika BPODT tidak segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memprioritaskan jalur strategis Simalungun, badan ini berisiko kehilangan legitimasi di mata publik.

Keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari angka investasi, melainkan dari kemudahan akses bagi rakyat kecil. Selama jalan masih rusak, kemajuan Danau Toba di Simalungun hanyalah ilusi kesejahteraan.(Penulis :Joan Berlin Damanik, SSi, MM –Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik)

Tags: #BPODTSimalungun#InfrastrukturDanauToba#WisataSimalungunRusak#KritikKebijakanPublik#AksesTigarasHaranggaol
SendShareTweet
Kembali

Lanjut

Paskah Ternodai Penyegelan Rumah Ibadah di Tangerang, PMKRI Pematangsiantar Desak Negara Tegakkan Konstitusi

Baca Juga

Integritas Sekolah Diuji: Menyelaraskan Retorika Kejujuran dengan Transparansi Dana BOS di Sumut
Opini

Integritas Sekolah Diuji: Menyelaraskan Retorika Kejujuran dengan Transparansi Dana BOS di Sumut

12 Mei 2026
Menakar “Rapor Hijau” Dairi: Sukses Realisasi di Tengah Ancaman Lumpuhnya Pembangunan Fisik
Opini

Menakar “Rapor Hijau” Dairi: Sukses Realisasi di Tengah Ancaman Lumpuhnya Pembangunan Fisik

11 Mei 2026
75 Tahun PERSAJA: Meneguhkan Integritas Jaksa dalam Mengawal Stabilitas Nasional
Opini

75 Tahun PERSAJA: Meneguhkan Integritas Jaksa dalam Mengawal Stabilitas Nasional

6 Mei 2026
IRONI DI BALIK TEROMPET HARI PENDIDIKAN: Ketika Negara Merayakan, Pendidikan Terabaikan
Opini

IRONI DI BALIK TEROMPET HARI PENDIDIKAN: Ketika Negara Merayakan, Pendidikan Terabaikan

3 Mei 2026
May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”
Opini

May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”

1 Mei 2026
Mengembalikan Marwah Sinaga Sitolu Ompu: Menolak Egoisme di Ambang Mubes XVI PPTSB
Budaya

Mengembalikan Marwah Sinaga Sitolu Ompu: Menolak Egoisme di Ambang Mubes XVI PPTSB

30 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • SD Budi Murni 2 Medan Raih Juara II Umum Kejuaraan Karate TAKO Piala Direktur POLMED 2026

    SD Budi Murni 2 Medan Raih Juara II Umum Kejuaraan Karate TAKO Piala Direktur POLMED 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Penganiayaan Dilaporkan Sejak Januari, Korban Kecewa Penanganan di Polsek Duren Sawit Lambat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harianto Sinaga Tantang Debat Terbuka Bane Raja Manalu: “BPODT Itu Perbaiki, Bukan Bubarkan!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus Barus Jakarta Barat–Tangerang Resmi Dilantik, Perkuat Solidaritas Keluarga Besar Karo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HARDIKNAS 2026: Seremoni dan Tantangan Substansi yang Belum Tuntas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Janji Manis ke Jepang Kandas, LPK Daruma 2 Siborongborong Dilaporkan ke Polres Taput

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In