• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, September 9, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

Redaksi Galasibot.co.id
4 April 2026
/ Opini
0 0
0
BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset

156 Juta Pengguna Medsos Indonesia: Saatnya Menata Kembali Etika Bermedia Sosial

Rekonstruksi Tekstual: Menakar Fakta dan Varian Ungkapan Parhatian Sibola Timbang vs So Ra Monggal

 Sejak dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) memikul mandat besar: menjadikan Danau Toba destinasi wisata kelas dunia. Namun, hampir satu dekade berlalu, ambisi tersebut terasa hambar bagi masyarakat pesisir Kabupaten Simalungun. Alih-alih transformasi, warga justru masih terjebak dalam “kubangan” masalah klasik: infrastruktur jalan yang rusak parah dan tidak tersentuh program nyata.

Potret Buram Jalur Tongging–Haranggaol

Salah satu ironi terbesar terlihat di ruas jalan Tongging–Haranggaol sepanjang 38 kilometer. Jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Karo dengan Simalungun ini sejatinya menawarkan panorama “surga” Danau Toba. Namun, realitanya justru sebaliknya:

  • 16 Kilometer Rusak Serius: Aspal terkelupas dan lubang menganga mengancam keselamatan.

  • 8 Kilometer Tak Layak: Jalan sempit (3-4 meter) dan belum teraspal optimal.

  • Minim Fasilitas: Tanpa rambu lalu lintas, drainase buruk, dan dihantui risiko longsor.

Hanya sekitar 14 kilometer yang berada dalam kondisi relatif baik. Angka ini menjadi bukti nyata betapa lambatnya gerak pembangunan di wilayah ini.

Jalur Utama Siantar–Tigaras: Sempit dan Berbahaya

Kritik juga tertuju pada jalur Siantar–Sidamanik–Tigaras. Sebagai akses vital menuju Pelabuhan Tigaras (pintu masuk penyeberangan Danau Toba), kondisi jalannya jauh dari standar wisata strategis. Lebar jalan yang terbatas dan tikungan tajam membuat bus pariwisata besar sulit melintas, menghambat distribusi logistik dan minat wisatawan.

Ketimpangan Infrastruktur: Data dan Fakta

Secara akumulatif, infrastruktur jalan di pesisir Simalungun berada dalam kondisi memprihatinkan:

  • Kondisi Baik: Hanya 35%

  • Perlu Perbaikan Serius: 45%

  • Belum Tertangani: 20%

Artinya, lebih dari 65 persen infrastruktur jalan di kawasan ini belum layak untuk mendukung pariwisata internasional. Pola pembangunan yang bersifat “tambal sulam” dan parsial dituding sebagai akar masalah.

Dampak Ekonomi: Biaya Logistik Membengkak

Ketertinggalan ini berdampak sistemik. Biaya distribusi hasil pertanian masyarakat lokal melonjak 20–30 persen. Wisatawan enggan datang karena faktor keamanan, sementara agen perjalanan mulai mencoret rute Simalungun dari daftar destinasi.

“Narasi peningkatan kesejahteraan menjadi sulit dibuktikan ketika masyarakat hanya dijadikan objek pembangunan, bukan subjek yang dilibatkan secara aktif,” tulis Joan Berlin Damanik.

BPODT Terancam Kehilangan Legitimasi

Lemahnya koordinasi antara BPODT, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menciptakan tumpang tindih kebijakan. Jika BPODT tidak segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memprioritaskan jalur strategis Simalungun, badan ini berisiko kehilangan legitimasi di mata publik.

Keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari angka investasi, melainkan dari kemudahan akses bagi rakyat kecil. Selama jalan masih rusak, kemajuan Danau Toba di Simalungun hanyalah ilusi kesejahteraan.(Penulis :Joan Berlin Damanik, SSi, MM –Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik)

Tags: #BPODTSimalungun#InfrastrukturDanauToba#WisataSimalungunRusak#KritikKebijakanPublik#AksesTigarasHaranggaol
SendShareTweet
Kembali

Lanjut

Paskah Ternodai Penyegelan Rumah Ibadah di Tangerang, PMKRI Pematangsiantar Desak Negara Tegakkan Konstitusi

Baca Juga

Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset
Opini

Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset

1 September 2026
156 Juta Pengguna Medsos Indonesia: Saatnya Menata Kembali Etika Bermedia Sosial
Opini

156 Juta Pengguna Medsos Indonesia: Saatnya Menata Kembali Etika Bermedia Sosial

29 Agustus 2026
Rekonstruksi Tekstual: Menakar Fakta dan Varian Ungkapan Parhatian Sibola Timbang vs So Ra Monggal
Opini

Rekonstruksi Tekstual: Menakar Fakta dan Varian Ungkapan Parhatian Sibola Timbang vs So Ra Monggal

27 Agustus 2026
Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB
Opini

Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

25 Agustus 2026
Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah
Opini

Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

24 Agustus 2026
Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan
Opini

Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

22 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In