• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

Redaksi Galasibot.co.id
4 April 2026
/ Opini
0 0
0
BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Darurat “Vape Getar” dan Lingkaran Setan Narkotika: Menakar Ancaman Nyata Demografi Sumatera Utara

Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

Di Balik Putusan MK Ijazah Gibran: Membaca Masa Depan Penegakan Hukum dan Demokrasi Indonesi

 Sejak dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) memikul mandat besar: menjadikan Danau Toba destinasi wisata kelas dunia. Namun, hampir satu dekade berlalu, ambisi tersebut terasa hambar bagi masyarakat pesisir Kabupaten Simalungun. Alih-alih transformasi, warga justru masih terjebak dalam “kubangan” masalah klasik: infrastruktur jalan yang rusak parah dan tidak tersentuh program nyata.

Potret Buram Jalur Tongging–Haranggaol

Salah satu ironi terbesar terlihat di ruas jalan Tongging–Haranggaol sepanjang 38 kilometer. Jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Karo dengan Simalungun ini sejatinya menawarkan panorama “surga” Danau Toba. Namun, realitanya justru sebaliknya:

  • 16 Kilometer Rusak Serius: Aspal terkelupas dan lubang menganga mengancam keselamatan.

  • 8 Kilometer Tak Layak: Jalan sempit (3-4 meter) dan belum teraspal optimal.

  • Minim Fasilitas: Tanpa rambu lalu lintas, drainase buruk, dan dihantui risiko longsor.

Hanya sekitar 14 kilometer yang berada dalam kondisi relatif baik. Angka ini menjadi bukti nyata betapa lambatnya gerak pembangunan di wilayah ini.

Jalur Utama Siantar–Tigaras: Sempit dan Berbahaya

Kritik juga tertuju pada jalur Siantar–Sidamanik–Tigaras. Sebagai akses vital menuju Pelabuhan Tigaras (pintu masuk penyeberangan Danau Toba), kondisi jalannya jauh dari standar wisata strategis. Lebar jalan yang terbatas dan tikungan tajam membuat bus pariwisata besar sulit melintas, menghambat distribusi logistik dan minat wisatawan.

Ketimpangan Infrastruktur: Data dan Fakta

Secara akumulatif, infrastruktur jalan di pesisir Simalungun berada dalam kondisi memprihatinkan:

  • Kondisi Baik: Hanya 35%

  • Perlu Perbaikan Serius: 45%

  • Belum Tertangani: 20%

Artinya, lebih dari 65 persen infrastruktur jalan di kawasan ini belum layak untuk mendukung pariwisata internasional. Pola pembangunan yang bersifat “tambal sulam” dan parsial dituding sebagai akar masalah.

Dampak Ekonomi: Biaya Logistik Membengkak

Ketertinggalan ini berdampak sistemik. Biaya distribusi hasil pertanian masyarakat lokal melonjak 20–30 persen. Wisatawan enggan datang karena faktor keamanan, sementara agen perjalanan mulai mencoret rute Simalungun dari daftar destinasi.

“Narasi peningkatan kesejahteraan menjadi sulit dibuktikan ketika masyarakat hanya dijadikan objek pembangunan, bukan subjek yang dilibatkan secara aktif,” tulis Joan Berlin Damanik.

BPODT Terancam Kehilangan Legitimasi

Lemahnya koordinasi antara BPODT, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menciptakan tumpang tindih kebijakan. Jika BPODT tidak segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memprioritaskan jalur strategis Simalungun, badan ini berisiko kehilangan legitimasi di mata publik.

Keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari angka investasi, melainkan dari kemudahan akses bagi rakyat kecil. Selama jalan masih rusak, kemajuan Danau Toba di Simalungun hanyalah ilusi kesejahteraan.(Penulis :Joan Berlin Damanik, SSi, MM –Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik)

Tags: #BPODTSimalungun#InfrastrukturDanauToba#WisataSimalungunRusak#KritikKebijakanPublik#AksesTigarasHaranggaol
SendShareTweet
Kembali

Lanjut

Paskah Ternodai Penyegelan Rumah Ibadah di Tangerang, PMKRI Pematangsiantar Desak Negara Tegakkan Konstitusi

Baca Juga

Darurat “Vape Getar” dan Lingkaran Setan Narkotika: Menakar Ancaman Nyata Demografi Sumatera Utara
News

Darurat “Vape Getar” dan Lingkaran Setan Narkotika: Menakar Ancaman Nyata Demografi Sumatera Utara

11 Oktober 2026
Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026
Opini

Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

10 Oktober 2026
Di Balik Putusan MK Ijazah Gibran: Membaca Masa Depan Penegakan Hukum dan Demokrasi Indonesi
Hukum

Di Balik Putusan MK Ijazah Gibran: Membaca Masa Depan Penegakan Hukum dan Demokrasi Indonesi

7 Oktober 2026
Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra
Ekonomi

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

24 September 2026
Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)
Budaya

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

20 September 2026
Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”
Opini

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

17 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In