• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Sekolah Rakyat di Medan Capai 73 Persen: Harapan Baru Pendidikan Inklusif di Tengah Kejar Target Nasional

Redaksi Galasibot.co.id
22 Mei 2026
/ News, Pendidikan
0 0
0
Sekolah Rakyat di Medan Capai 73 Persen: Harapan Baru Pendidikan Inklusif di Tengah Kejar Target Nasional

Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat di Jalan Flamboyan Raya III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (20/5/2026). Pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 6 hektare tersebut telah mencapai progres 73 persen dan diklaim menjadi salah satu proyek Sekolah Rakyat tercepat di Indonesia. Saat peninjauan, Wali Kota Medan menegaskan dukungan penuh Pemko Medan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk akses jalan, drainase, dan penerangan kawasan sekolah.(Foto galasibot.co.id/Wilfrid)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Polrestabes Medan Resmi Keluarkan SP3 Kasus Antonius Tumanggor Lewat Restorative Justice

Langgar PBG dan Serebot Lahan, DPRD Medan Desak Penyegelan Bangunan di Gang Sumatera

Karhutla di Lubuk Kembang Bunga, Kodam XIX Tuanku Tambusai Padamkan 2 Hektare Lahan

Medan I galasibot.co.id – Debu pembangunan masih beterbangan di kawasan Jalan Flamboyan Raya III. Suara alat berat dan pekerja konstruksi terdengar bersahutan di atas lahan seluas enam hektare yang kini menjadi lokasi pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat. Di tengah percepatan pembangunan itu, Pemerintah Kota Medan menunjukkan dukungan penuh terhadap proyek yang digadang-gadang menjadi salah satu pembangunan sekolah tercepat di Indonesia.

Saat meninjau lokasi pembangunan di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengaku terkejut melihat progres pembangunan yang telah mencapai 73 persen hanya dalam hitungan bulan sejak dimulai pada akhir 2025.

“Ini progres yang sangat luar biasa. Dalam waktu singkat sudah mencapai 73 persen untuk kawasan seluas enam hektare,” ujar Rico Waas saat meninjau lokasi proyek.

Pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek infrastruktur pendidikan biasa. Pemerintah menempatkan proyek ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama kelompok ekonomi rentan yang selama ini sulit menjangkau fasilitas pendidikan berkualitas.

Proyek Cepat di Tengah Target Ketat

Target penyelesaian proyek pada 20 Juni 2026 membuat pembangunan berlangsung dalam tempo tinggi. Namun percepatan pembangunan sering memunculkan kekhawatiran publik mengenai kualitas bangunan.

Di lokasi proyek, struktur gedung mulai terlihat berdiri kokoh. Beberapa bagian bangunan tampak memasuki tahap penyelesaian interior dan fasilitas penunjang. Rico Waas memastikan kualitas tetap menjadi perhatian utama meski proyek dikejar waktu.

Menurutnya, detail pengerjaan terlihat rapi dan terkonsep dengan baik. Pemerintah Kota Medan juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah untuk memastikan dukungan infrastruktur berjalan seiring dengan pembangunan sekolah.

“Kami tidak ingin hanya gedungnya yang bagus, tetapi akses menuju sekolah juga harus nyaman dan aman,” katanya.

Membangun Infrastruktur Penunjang

Keberadaan Sekolah Rakyat diperkirakan akan mengubah wajah kawasan Medan Tuntungan. Pemerintah Kota Medan mulai menyiapkan peningkatan jalan, pembangunan drainase, hingga pemasangan lampu penerangan di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kawasan sekitar sebelumnya masih memiliki keterbatasan infrastruktur pendukung. Drainase yang belum memadai dan akses jalan yang sempit menjadi persoalan yang selama ini dirasakan warga.

Bagi masyarakat sekitar, pembangunan sekolah ini membawa harapan baru sekaligus perubahan besar bagi lingkungan mereka.

“Kalau sekolah ini jadi, daerah sini pasti lebih ramai dan berkembang,” ujar seorang warga sekitar lokasi proyek.

Sekolah Rakyat dan Keadilan Pendidikan

Konsep Sekolah Rakyat muncul di tengah masih tingginya kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah. Tidak semua anak memiliki kesempatan menikmati fasilitas pendidikan yang layak, terutama dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah berharap sekolah ini menjadi simbol keadilan pendidikan dengan menyediakan fasilitas belajar, pelatihan, dan pengembangan karakter bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Pakar pendidikan menilai keberhasilan proyek ini nantinya tidak hanya diukur dari cepatnya pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sistem pendidikan yang diterapkan setelah sekolah beroperasi.

“Bangunan megah saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kualitas pengajaran, keberpihakan kepada siswa, dan keberlanjutan programnya,” ujar seorang pengamat pendidikan di Medan.

Harapan dan Tantangan

Meski pembangunan berjalan cepat, sejumlah tantangan masih membayangi. Pengawasan kualitas bangunan menjadi perhatian utama mengingat proyek dilakukan dalam waktu singkat. Selain itu, kesiapan tenaga pengajar, sistem pendidikan, serta keberlanjutan operasional sekolah juga menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Di sisi lain, masyarakat berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi proyek simbolik, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat kecil.

Bagi warga Medan, proyek ini membawa optimisme baru bahwa pendidikan berkualitas tidak lagi hanya dinikmati kelompok tertentu.

Jika rampung tepat waktu, Sekolah Rakyat di Medan bukan hanya akan menjadi proyek strategis nasional semata, tetapi juga simbol bagaimana pembangunan pendidikan dapat menjadi jalan membuka masa depan generasi muda yang lebih setara.(*)

 

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #IndepthReporting#KotaMedan#PendidikanIndonesia#ProyekStrategisNasional#SekolahRakyat
SendShareTweet
Kembali

KNPI Simalungun Desak Kadis Pendidikan Sumut Lepas dari Bayang-Bayang Relawan Pilgubsu

Lanjut

KPU Kota Binjai dan Diskominfo Perkuat Sinergi Publikasi Kepemiluan di Era Digital

Baca Juga

Polrestabes Medan Resmi Keluarkan SP3 Kasus Antonius Tumanggor Lewat Restorative Justice
Dprd medan

Polrestabes Medan Resmi Keluarkan SP3 Kasus Antonius Tumanggor Lewat Restorative Justice

25 Agustus 2026
Langgar PBG dan Serebot Lahan, DPRD Medan Desak Penyegelan Bangunan di Gang Sumatera
Dprd medan

Langgar PBG dan Serebot Lahan, DPRD Medan Desak Penyegelan Bangunan di Gang Sumatera

25 Agustus 2026
Karhutla di Lubuk Kembang Bunga, Kodam XIX Tuanku Tambusai Padamkan 2 Hektare Lahan
Hankam

Karhutla di Lubuk Kembang Bunga, Kodam XIX Tuanku Tambusai Padamkan 2 Hektare Lahan

25 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Radius Zona Rekomendasi Gunung Sinabung Diperluas
Karo

Aktivitas Meningkat, Radius Zona Rekomendasi Gunung Sinabung Diperluas

25 Agustus 2026
Pemko Medan Gelontorkan Rp87,7 Miliar untuk Renovasi 20 Puskesmas, Publik Pertanyakan Tenggat Waktu Desember
News

Pemko Medan Gelontorkan Rp87,7 Miliar untuk Renovasi 20 Puskesmas, Publik Pertanyakan Tenggat Waktu Desember

24 Agustus 2026
Kiki Syahnakri: Menata Ulang Reformasi di Tengah Darurat KKN
News

Kiki Syahnakri: Menata Ulang Reformasi di Tengah Darurat KKN

24 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In