Medan | galasibot.co.id
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa) meyakini Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak tidak terlibat Konsorsium 303.
Hal ini dituturkan Pengasuh Majelis Sholawat Ahlul Kirom ini merespon pemberitaan info grafis Konsorsium 303 yang banyak beredar di berbagai media, di Medan, Rabu 31 Agustus 2022.
Namun Kyai Pengasuh Pondok Pesantren An-Najah ini tidak meyakini adanya keterlibatan Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak membekingi perjudian di Sumatera Utara terkait beredarnya grafis Konsorsium 303 tersebut.
“Saya yakin, tidak itu, karena sepengetahuan saya, Pak Panca ini salah satu Polisi yang bukan rekening gendut. Bahkan saya juga kenal abang beliau, kakak beradik punya integritas yang sangat tinggi serta selalu minta wejangan ke Tokoh Agama,” tutur Kyai Khambali usai Rapat Panitia Gebyar Sholawat “Do’a Polri Untuk Negeri, NKRI Harga Mati” yang menurut rencana juga menghadirkan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf (Habib Syech-red)
Kyai Khambali mengatakan Gema Santri Nusa yang dipimpinnya selama ini sangat mendukung kinerja Irjen Panca Putra Simanjuntak sebagai Kapoldasu, karena kinerja Irjen Pol Panca Putra dinilai sangat positif, tinggal hanya harus lebih selektif di dalam menyikapi dinamika yang ada, agar berdaya guna dan berhasil guna.
“Saya pikir masyarakat Sumut juga demikian,” ujar Kyai Khambali yang juga Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstrimisme Terorisme ( BPET MUI Pusat ).
Kyai Khambali juga menyebutkan meskipun pemberitaan grafis konsorsium 303 yang belakangan ini sangat santer di berbagai media, sikap Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra dinilai tetap berkepala dingin serta menghadapinya dengan penuh kesabaran.
“Karena salah satu Polisi yang bukan (pemilik-red.) rekening gendut adalah Pak Panca. Lah wong saking super sibuknya ngurusin penyakit Pekat di lapangan saja, saya mau ketemu beliau untuk acara keagamaan saja, dan mengkonfirmasi info tersebut ke beliau saja, belum terlaksana”, tutup Kyai Pengasuh Pondok Pesantren An-Najah Kabupaten Langkat ini.
Penulis: Indra Matondang / Editor: Pangihutan Sinaga










