BANDAR LAMPUNG I galasibot.co.id — Uskup Tanjungkarang Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo menegaskan kesejahteraan masyarakat harus memprioritaskan warga paling miskin.
Pernyataan itu disampaikan Vinsensius saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Asilo Hermelink, Bandar Lampung, Senin (17/8/2026).
“Kesejahteraan baru tercapai jika warga paling miskin menjadi prioritas,” tegas Vinsensius dalam amanatnya.
Pendidikan Jadi Prioritas
Vinsensius mengatakan kemerdekaan berarti mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Menurutnya, cita-cita tersebut berakar pada Pembukaan UUD 1945. Ia menilai seluruh potensi sumber daya manusia dan alam perlu dikelola bagi kesejahteraan bersama.
Sekitar 150 peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti upacara di kompleks Asilo Hermelink, Rajabasa.
Dalam amanatnya, Vinsensius juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Ia mengajak masyarakat ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air.
“Pendidikan harus menjadi prioritas utama demi kemajuan seluruh anak bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar kepentingan umum selalu ditempatkan di atas kepentingan golongan.
Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan
Vinsensius mengajak masyarakat membangun kehidupan bersama mulai dari lingkungan terkecil. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kerusakan alam terjadi karena masyarakat kurang menyadari bahwa bumi merupakan milik bersama.
“Dunia yang kita tinggali bersama adalah milik bersama, yang harus kita jaga kelestariannya secara bersama-sama,” katanya.
Ia menilai penghormatan terhadap martabat manusia menjadi prioritas dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, seluruh manusia dipanggil membangun persaudaraan.
“Yang paling penting adalah martabat manusia dan persaudaraan sejati,” ujar Vinsensius.
Asilo Hermelink Jadi Pusat Ekologi
Asilo Hermelink berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektare milik Keuskupan Tanjungkarang. Nama tersebut merujuk pada Mgr Albertus Hermelink Gentiaras SCJ.
Ia merupakan uskup pertama sekaligus pimpinan misi Katolik di Lampung. Mgr Vinsensius meresmikan Asilo Hermelink sebagai pusat kegiatan pada 19 Juli 2025.
Kini, kompleks tersebut berkembang menjadi pusat pelayanan sosial multifungsi. Kawasan itu menaungi Laudato Si Centre sebagai pusat gerakan ekologis.
Fasilitas lainnya meliputi camping ground, jogging track, ruang terbuka hijau, Campus Ministry, sanggar seni, dan dapur umum.
Kawasan tersebut menjadi ruang bagi umat untuk mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai iman dan pelestarian alam dikembangkan melalui kegiatan nyata.










