Toba I galasibot.co.id
Bupati Toba memberangkatkan 60 peserta studi banding pembuatan vermicompost ke Deliserdang.
Oemberangkatan petani itu tujuannya untuk merespon persoalan besar di bidang pertanian yang dialami oleh petani di Kabupaten Toba yaitu masalah kelangkaan pupuk. Bupati Toba Poltak Sitorus bersama dengan TPL memberangkatkan sebanyak 60 petani untuk mengikuti studi banding pembuatan pupuk dari kotoran cacing (vermicompost) ke Desa Tiga Juhar,Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu, Kabupaten Deserdang, provinsi Sumatra Utara.
Acara pemberangkatan petani ini digelar di halaman kantor bupati Kabupaten Toba,Sumut Kamis, (8/9/2022).
Pupuk dari kotoran cacing ini dibuat dengan memelihara cacing dalam tumpukan sampah organik hingga cacing tersebut berkembang biak di dalamnya dan menguraikan sampah organik dan menghasilkan kotoran. Proses ini dikenal juga sebagai vermiksisasi.
Selama dua hari studi banding, para peserta akan belajar tentang pembuatan kompos cacing yang diharapkan bisa menjadi solusi kelangkaan pupuk.
Poltak Sitorus dalam arahannya meminta para petani peserta studi banding agar memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan baik mengenai pembuatan kompos cacing sehingga bisa menerapkan ilmu yang diperoleh untuk pengembangan pertanian di Kabupaten Toba.
Selama studi banding, bapak dan ibu silahkan praktekkan ilmu ATM, yaitu “Amati, Tiru, Modifikasi,”.
“Jangan lupa satu lagi, yaitu terapkan ilmunya di Toba,” kata Poltak.
Ia juga menyampaikan, agar para petani semakin pintar dalam bidang pertanian supaya bisa menjaga ketahanan pangan di Toba dan menekan laju inflasi daro6 akibat harga komoditas pertanian.
Saat ini kita gencar sosialisasikan program tanam 2 kali panen 2 kali, semoga bisa berjalan dengan baik dan kita bisa menekan laju inflasi dengan bertambahnya pengetahuan kita di bidang ilmu pertanian,”ujarnya menambahkan.
Hal senada juga disampaikan Community Development Manager Toba Pulp Lestari (TPL) Ramida Siringoringo dalam arahannya menyampaikan agar peserta studi banding bisa menjadi local champion dalam bidang pertanian untuk kabupaten Toba.
“Kita mendampingi bapak dan ibu sehingga masalah pupuk tidak akan menjadi kendala untuk pertanian Toba. Kita berharap bapak dan ibu bisa jadi local champion untuk memajukan pertanian di Toba,” katanya menjelaskan.
Turut mendampingi bupati, asisten pemerintahan Eston Sihotang, asisten perekonomian Jonni DP Lubis, asisten administrasi umum Verry S. Napitupulu, Kadis pertanian T.H Sitorus, Kadis Ketapang Sahat Manullang, Plt.Kadis Kominfo Sesmon TB Butarbutar, dan para Kabag di Setdakab Toba.(*)
Penulis: Rina Siagian / Editor: Pangihutan Sinaga










