Aceh Tenggara I galasibot.co.id
Hampir satu bulan burunan pembunuh Togar Insudin Marbun (38) penduduk Desa Lawe Beringin Horas kecamatan Semadam Kabupaten Aceh Tenggara. Pembunuhan yang dilakukan HS warga yang sama pagi hari Pukul 06.00 wib. Di jalan Lawe Beringin 02/08/2022 lalu.
Lusinda br.Simangunsong kepada wartawan,Jumat (2/09/2022) di kediamannya memaparkan motif kejadian, 2 tahun yang silam, tepatnya Mei 2020, pernah ada pertikaian terhadap pelaku (HSi) itu pun sudah ada perdamaian secara tertulis ditanda tangani HS dan almarhum Togar Insudin Marbun pada 19/05/2020 disaksikan Kepala Desa Sabaruddin SE,Luhut Siregar Kaur Pembangunan, Paisal Arbi Babinkantibmas Semadam, diatas materai 6.000, saya sangat tidak terima perbuatan biadab yang dilakukannya terhadap almarhum Slsuami saya, dan saya menganggap persoalan ini tidak terjadi, tetapi pirasat aya selama ini meleset ternyata “Dendam membara di pikiran HSi masih kotor, sehingga tega HS membunuh suami saya saat mengantar anak saya (Plora Marbun) hendak ke sekolah persis jarak 1 KM keluar dari eumah pukul 06.30 wib, pelaku HS menunggu dan membawa parang yang panjang untuk membunuh suami saya dengan beringas disertai membawa parang , lalu menyetop Togar Ensudin Marbun di jalan Lawe Beringin Horas. Tanpa basa-basi membabi buta memukul sarung parangnya dan menebas berkali-kali keleher Togar Ensudin Marbun yang meengakibatkan nyaris putus dan seketika itu dan menghembuskan Nafas terakhir di tempat kejadian.
Plora yang dibonceng untuk diantar ke sekolah yang masih kelas satu SMP itupun menjerit histeris pulang ke rumah dengan Isak tangis, melihat Bapaknya terkapar dan tidak bernyawa lagi. ma….ma…..ma……bapak sudah mati dibunuh HS di jalan , tutur anak korban Plora dengan jeritan berurai air mata.
Begitu kejadian HS melarikan diri ke Toba Samosir di Kota Porsea, Sigumpar. Dan kerja keras Tim Polsek Semadam dibawah komando Bripka J. Sihite, pelaku HS berhasil diciduk di Porsea Sigumpar ,Selasa (30/8/2022). Saat ini pelaku terbaring di Rumah Sakit Umum Hasanuddin Aceh Tenggara karena sakit.
H.Marbun orangtua kandung almarhum menambahkan,terimakasih kepada pihak Kepolisian yang bekerja keras memburu pembunuh anak saya, dengan ucapan banyak terimah kasih kami dari pihak keluarga semoga mereka diberikan Tuhan kesehatan dan jabatan yang lebih tinggi lagi kata H.Marbun.
Kami mengharap agar yang menangani kasus ini menjatuhkan hukuman yang setimpal kepada HS, sesuai dengan yang dilakukanndilakukannya,tambah orangtua korban.
HS sengaja berencana membunuh anak saya dengan mengunakan parang hingga meninggal dan melarikan diri, syukurlah upaya tim Polsek Semadam berhasil menangkap pelaku dari persembunyiannya.
Terkait dengan kasus pembunuhan ini Kapolsek Semadam melalui Kanit Reskrim membenarkan dan saat ini si tersangka dalam pengawalan polisi di rumah sakit,katanya singkat menjelaskan.(*)
Penulis: Perdi Sinaga / Editor: Pangihutan Sinaga









