Pematangsiantar | galasibot.co.id
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Kelompok Studi Pendidikan Merdeka (KSPM) menggelar ruang diskusi publik bertajuk “Menghidupkan Semangat Kartini” dengan subtema “Perempuan Masa Kini: Mandiri, Berkarya, dan Berkontribusi”. Diskusi yang diadakan secara terbuka ini menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, hingga simpatisan masyarakat.
Junita Lila Sinaga hadir sebagai narasumber utama. Sosok yang dikenal gigih memperjuangkan peran perempuan ini memiliki rekam jejak sebagai staf Forum Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat, eks anggota Bawaslu, sekaligus pendiri Jaringan Kerja Perempuan Peduli Lingkungan Hidup (JKP2LH) Sumatera Utara.
“Perempuan itu harus mampu mandiri, berani mengambil tindakan, dan berdedikasi untuk banyak orang agar semakin banyak yang ‘termerdekakan’,” tegas Junita dalam sesi penyampaian materi.
Diskusi semakin hidup dengan hadirnya Nalom Sinaga, seorang akademisi pria yang menjadi pembanding dalam forum ini. Ia menyampaikan pentingnya kesetaraan sebagai kerja kolektif antara laki-laki dan perempuan.
“Ini bukan tentang siapa yang unggul, tapi tentang berjalan beriringan, saling memperjuangkan,” ujar Nalom. Ia juga menekankan pentingnya pola pikir yang konstruktif untuk membangun masyarakat yang lebih merdeka.
Diskusi ini membuka banyak sudut pandang tentang emansipasi dan peran perempuan di era modern. Seluruh partisipan menyepakati bahwa perjuangan RA Kartini masih sangat relevan. Isu kesetaraan gender kini tidak lagi sekadar kebebasan, tapi bagaimana menciptakan ruang aman dan adil bagi perempuan untuk berkembang.
Cilut selaku moderator menutup acara dengan pernyataan yang menyentuh, “Diskusi ini menunjukkan bahwa semangat Kartini tetap hidup. Perempuan hari ini adalah agen perubahan di bidang sosial, lingkungan, dan politik.”
Sementara Gendul, selaku MC, mengakhiri acara dengan apresiasi kepada seluruh pihak, “Harapannya dari diskusi ini semakin banyak perempuan hebat yang berkarya dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.”.(*)











