Pematangsiantar | galasibot.co.id
Semangat literasi kembali bergema melalui kolaborasi inspiratif antara Pusat Pengembangan Anak (PPA) IO0567 dan Rumah Baca Pelita Bangsa. Dalam kegiatan bertajuk “How to Make Legacy”, kedua lembaga ini bersatu untuk memperkuat kemampuan menulis kreatif para tenaga pengajar dan relawan literasi melalui pelatihan penulisan cerpen.
Bertempat di Rumah Baca Pelita Bangsa, Panei Tonga, kegiatan ini menyatukan mentor PPA IO0567 dan anggota Rumah Baca Pelita Bangsa dalam suasana yang penuh antusias dan kolaboratif. Dengan fasilitator Tomson S. Silalahi, para peserta diajak mengeksplorasi ide-ide cerita dari pengalaman pribadi, lingkungan sekitar, hingga imajinasi yang tak terbatas.
Materi yang diberikan mencakup unsur penting dalam cerpen, seperti tokoh, latar, konflik, dan pesan moral. Pelatihan ini bertujuan membekali para mentor agar lebih kreatif dan efektif dalam menularkan semangat literasi kepada anak-anak binaan sejak dini.
Rudi Siallagan, Koordinator PPA IO0567, menekankan pentingnya sinergi ini dalam mendukung perkembangan anak secara holistik.
“Kami menyadari bahwa literasi bukan sekadar membaca dan menulis, melainkan juga membentuk karakter, berpikir kritis, dan mengekspresikan diri. Melalui kerja sama ini, kami berharap mentor kami semakin terinspirasi untuk menciptakan warisan literasi bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Frans Sipanyung, pelopor Rumah Baca Pelita Bangsa, yang menyebut kolaborasi ini sebagai energi baru dalam menghidupkan gerakan literasi di kalangan relawan.
“Kegiatan ini membuka ruang bagi relawan untuk berkembang, dan semoga dari sini lahir penulis-penulis muda dari Pematangsiantar yang mampu meninggalkan jejak dalam dunia literasi,” imbuhnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif literasi lanjutan yang melibatkan lebih banyak pihak, demi terciptanya generasi masa depan yang gemar membaca dan mahir menulis.(*)










