Pakpak Bharat | galasibot.co.id
Kedatangan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu ke SMA Negeri 1 Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (28/7/2025), membawa kebahagiaan tersendiri bagi ratusan siswa yang sejak siang telah menantikan kehadiran mereka.
Selepas kegiatan belajar, para siswa berkumpul di halaman sekolah, menunggu sosok orang nomor satu di Sumut itu. Meski menunggu hingga sore, semangat mereka tidak surut. Bahkan beberapa siswa sempat meragukan apakah Gubernur benar-benar akan datang, namun para guru dan Kepala Sekolah tetap menyemangati mereka untuk menanti.
Keraguan itu akhirnya terjawab ketika iring-iringan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu memasuki sekolah, didampingi Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor serta Ketua TP PKK Pakpak Bharat Juniatry Tumanggor. Sontak, halaman sekolah riuh oleh sorak-sorai siswa yang langsung berdiri dan ingin berada sedekat mungkin dengan tamu kehormatan mereka.
“Pak Gubernur, sekolah kami dibagusin kan? Terima kasih sudah datang!” teriak seorang siswa dari dalam kerumunan.
Bobby yang membuka sapaan dengan ucapan khas daerah “Njuah-njuah” menyambut hangat antusiasme para siswa. Ia kemudian menanyakan kepada Kepala Sekolah dan para siswa mengenai kebutuhan fasilitas pendidikan di SMAN 1 Salak. Kepala sekolah, Nurlaila Solin, bersama para guru dan siswa, kompak menjawab bahwa sekolah membutuhkan tambahan ruang kelas dan sebuah aula besar untuk kegiatan sekolah.
Menanggapi hal itu, Bobby menyatakan kesanggupannya untuk merevitalisasi fasilitas sekolah. Setelah berdiskusi singkat dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, ia memastikan bahwa APBD Sumut akan mengalokasikan pembangunan ruang kelas baru dan aula di SMAN 1 Salak mulai tahun 2026.
Bobby sempat melontarkan candaan kepada para siswa kelas XII.
“Mungkin yang akan menikmati fasilitas baru nanti adalah adik-adik kalian. Kalau mau menikmati ya jangan lulus… tapi kan nggak bisa begitu. Harus tetap lulus dan lanjut sekolah, ya,” ujarnya disambut tawa para siswa.
Sebagai bentuk interaksi, Bobby dan Kahiyang memanggil beberapa siswa ke depan untuk menjawab pertanyaan ringan seputar guru yang paling galak dan paling baik. Suasana pecah oleh sorak dan tawa siswa yang kompak menyebut nama guru mereka.
Melihat antusiasme itu, Kahiyang memberikan hadiah kejutan.
“Hadiahnya saya kasih sepeda mau? Nanti untuk guru kasih laptop, ya,” ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah.
Usai membagi hadiah, Bobby dan Kahiyang kembali menyapa para siswa dan guru serta berfoto bersama. Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi SMAN 1 Salak, sekaligus memberikan “kado istimewa” berupa janji peningkatan fasilitas pendidikan. Setelahnya, Gubernur melanjutkan agenda kerja menuju Kabupaten Humbang Hasundutan.(*)










