JAKARTA I galasibot.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, melakukan langkah besar dalam penanganan lingkungan dengan menandatangani nota kesepakatan (MoU) percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama Danantara.
Prosesi penandatanganan ini berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (11/5/2026). Kerja sama ini diproyeksikan menjadi solusi permanen bagi persoalan sampah di kawasan aglomerasi Medan Raya, yang mencakup Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Transformasi Sampah Menjadi Manfaat Ekonomi
Dalam sambutannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa pembangunan PSEL bukan sekadar upaya pembersihan wilayah, melainkan strategi untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Tentunya harapan kami, pertama daerah kami bisa bersih dari sampah. Kemudian sampah tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui konversi energi listrik,” ujar Bobby Nasution.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga solusi konkret melalui keterlibatan Danantara dan koordinasi lintas kementerian. Hal ini selaras dengan mandat Presiden RI dalam menangani darurat sampah di daerah.
Target Selesai Mei 2028
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang turut hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa proyek PSEL di Sumatera Utara ditargetkan rampung pada Mei 2028. Program ini merupakan bagian dari target nasional pembangunan PSEL di 25 lokasi yang mencakup 62 kabupaten/kota dengan status darurat sampah.
“Daerah-daerah yang diprioritaskan adalah yang menghasilkan sampah di atas 1.000 ton per hari. Kita harus selesaikan ini dalam tiga tahun ke depan guna mendukung kebutuhan energi sekaligus mengurangi beban lingkungan,” tegas Zulkifli Hasan.
Dasar Hukum dan Sinergi Daerah
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Berbasis Teknologi.
Sinergi pembangunan ini turut mendapat dukungan penuh dari kepala daerah terkait. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wali Kota Medan Rico Waas dan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, yang wilayahnya akan menjadi fokus utama pengolahan sampah terintegrasi ini.(*)











