PAKPAK BHARAT I galasibot.co.id – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, meninjau langsung kondisi empat jembatan rambingan di wilayah Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe. Peninjauan ini dilakukan terkait rencana rehabilitasi total infrastruktur penyeberangan tersebut melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI dan TNI.
Dalam kunjungannya, Bupati menegaskan bahwa kondisi jembatan-jembatan tersebut saat ini sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan warga. “Kondisi jembatan ini memang sudah sangat memprihatinkan, berbahaya, dan berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban. Melalui kerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan TNI, jembatan ini nantinya akan kita perbaiki kembali,” ujar Bupati saat berada di lokasi peninjauan.
Adapun empat titik infrastruktur yang menjadi sasaran perbaikan meliputi:
-
Jembatan Rambingan Lae Baning di Desa Mbinalun.
-
Jembatan Rambingan Lae Baning di Desa Tanjung Mulia.
-
Jembatan Rambingan Lae Senang di Desa Mbinalun.
-
Jembatan Rambingan Lae Sokan di Desa Kaban Tengah, yang saat ini dilaporkan sudah memasuki proses pengerjaan.
Keempat jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian bagi para petani di beberapa desa. Infrastruktur tersebut menjadi akses utama menuju areal perladangan dan perkebunan produktif seperti sawit, karet, gambir, serta komoditas pertanian lainnya.
Kepala Desa Kaban Tengah, Nihan Berasa, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah. Ia menjelaskan bahwa selama ini masyarakat dihantui rasa khawatir karena kondisi jembatan yang darurat dengan lantai kayu yang busuk, berlubang, serta tali seling penahan yang hanya menggunakan material seadanya.
“Dengan kehadiran Pemerintah, Bapak Bupati, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan semuanya, semoga jembatan ini bisa segera rampung. Kami sangat berterima kasih,” ucap Nihan Berasa.(*)






