• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Selasa, September 15, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Humbanghasundutan

Menakar Formula Baru Tata Kelola ASN: Bupati Humbahas Ikuti Raker Komisi II DPR RI Bahas Nasib PPPK dan Dilema Belanja Pegawai

Redaksi Galasibot.co.id
10 Juni 2026
/ Humbanghasundutan
0 0
0
Menakar Formula Baru Tata Kelola ASN: Bupati Humbahas Ikuti Raker Komisi II DPR RI Bahas Nasib PPPK dan Dilema Belanja Pegawai
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Kepala BPJPH Provsu Audiensi dengan Bupati Humbahas Bahas Sertifikasi Halal UMKM

Bupati Humbahas Oloan Nababan Resmi Buka Turnamen Bola Voli Antarklub

Bupati Bersama DPRD Humbahas Sepakati Ranperda PAPBD TA 2026 dalam Rapat Paripurna

HUMBANG HASUNDUTAN | galasibot.co.id — Penataan tenaga honorer dan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk sektor belanja pegawai masih menjadi salah satu teka-teki terbesar dalam reformasi birokrasi di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menghadiri Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI secara virtual dari Ruang Rapat Setdakab Humbahas, Senin (8/6/2026).

Rapat krusial yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H., ini menjadi panggung krusial bagi seluruh kepala daerah se-Indonesia untuk menyinkronkan arah kebijakan kepegawaian nasional. Pertemuan ini juga menghadirkan dua pilar utama regulator birokrasi, yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Dalam mengawal agenda strategis ini, Bupati Oloan Paniaran Nababan didampingi oleh tim jajaran eselon II Humbahas, antara lain:

  • Asisten Administrasi Umum: Jaulim Simanullang

  • Kepala BKPSDM: Benyamin Nababan

  • Kepala BPKPD: Resva Panjaitan

  • Kadis Kominfo: Adrianus Mahulae

  • Kabag Organisasi: Posma Simanullang

Fokus Utama: Mengurai Benang Kusut PPPK dan PPPK Paruh Waktu

Agenda utama yang memicu diskusi panjang dalam raker di Kompleks Parlemen, Senayan ini adalah penuntasan penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta skema baru PPPK Paruh Waktu.

Komisi II DPR RI menegaskan bahwa percepatan penataan PPPK bukan lagi sekadar opsi, melainkan prioritas utama yang mendesak. Sektor-sektor pelayanan publik dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan daerah menjadi klaster yang paling membutuhkan kepastian status hukum dan kesejahteraan pegawainya.

“Transformasi ASN harus berjalan secara tertib, adil, dan berkelanjutan. Sinergi antara pusat dan daerah adalah harga mati agar tidak ada ketimpangan regulasi di lapangan,” tegas pimpinan sidang, Rifqinizamy Karsayuda.

Bagi daerah seperti Humbang Hasundutan, kejelasan status PPPK Paruh Waktu diproyeksikan menjadi “solusi tengah” untuk mengakomodasi tenaga non-ASN yang selama ini telah mengabdi, namun terkendala ruang fiskal daerah jika harus langsung diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

Simalakama Belanja Pegawai dan Desakan Relaksasi Fiskal

Di balik semangat pembenahan status kepegawaian, daerah dihadapkan pada tantangan klasik: keterbatasan anggaran. Di sinilah isu relaksasi belanja pegawai menjadi topik hangat yang diperdebatkan dalam raker tersebut.

Berdasarkan regulasi UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), daerah diwajibkan membatasi porsi belanja pegawai maksimal 30% dari APBD. Namun, dengan gelombang pengangkatan PPPK yang masif, banyak pemerintah daerah yang kelimpungan menjaga keseimbangan fiskal mereka tanpa mengorbankan belanja pembangunan dan infrastruktur.

Melalui forum ini, para kepala daerah berharap adanya pelonggaran atau formula relaksasi kebijakan fiskal dari Kemendagri dan KemenPAN-RB, sehingga pengangkatan PPPK di daerah tidak justru mencekik ruang gerak APBD lokal.

Komparasi Dampak Kebijakan: Pusat vs Daerah

Aspek Analisis Target Pemerintah Pusat Tantangan Riil di Daerah (Humbahas & Sekitarnya)
Penyelesaian Tenaga Honorer Menghapus status honorer dan mengalihkannya ke PPPK Penuh/Paruh Waktu. Validasi data, kesiapan anggaran gaji, dan tunjangan yang melekat pada PPPK.
Kualitas Pelayanan Publik Standarisasi kompetensi guru, nakes, dan tenaga teknis secara nasional. Pemerataan penempatan pegawai hingga ke pelosok desa/kecamatan terpencil.
Kesehatan Fiskal (APBD) Membawa porsi belanja pegawai ideal di angka maksimal 30%. Potensi pembengkakan belanja pegawai akibat migrasi massal honorer menjadi ASN/PPPK.

Langkah Sinergis Menuju Transformasi ASN

Raker ini membuahkan kesepahaman bahwa transformasi ASN tidak boleh berjalan pincang. Komisi II DPR RI bersama Kemendagri dan KemenPAN-RB berkomitmen untuk merumuskan regulasi turunan yang lebih adaptif terhadap kemampuan keuangan masing-masing daerah.

Bagi Kabupaten Humbang Hasundutan, keikutsertaan aktif dalam raker ini menjadi sinyal kesiapan proaktif Pemkab untuk menyelaraskan kebijakan lokal dengan desain besar tata kelola kepegawaian nasional. Langkah ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi ribuan tenaga pengajar, tenaga kesehatan, dan staf administrasi di Humbahas yang menggantungkan harapan pada masa depan reformasi birokrasi ini.(*)

Source: Penulis berita :Cosmos Sinaga
Via: Editor :Wilfrid
SendShareTweet
Kembali

Mengalirkan Asa di Tanah Toba: Sinergi Kepala Daerah dan KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk Pembangunan Kawasan

Lanjut

Menjaga Aroma Kopi Dairi di Tengah Gempuran Perubahan Iklim Lewat Genggaman Digital

Baca Juga

Kepala BPJPH Provsu Audiensi dengan Bupati Humbahas Bahas Sertifikasi Halal UMKM
Humbanghasundutan

Kepala BPJPH Provsu Audiensi dengan Bupati Humbahas Bahas Sertifikasi Halal UMKM

9 September 2026
Bupati Humbahas Oloan Nababan Resmi Buka Turnamen Bola Voli Antarklub
Humbanghasundutan

Bupati Humbahas Oloan Nababan Resmi Buka Turnamen Bola Voli Antarklub

9 September 2026
Bupati Bersama DPRD Humbahas Sepakati Ranperda PAPBD TA 2026 dalam Rapat Paripurna
Humbanghasundutan

Bupati Bersama DPRD Humbahas Sepakati Ranperda PAPBD TA 2026 dalam Rapat Paripurna

4 September 2026
Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Sembako dan Sandang untuk Korban Kebakaran di Sihikkit
Humbanghasundutan

Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Sembako dan Sandang untuk Korban Kebakaran di Sihikkit

2 September 2026
Bupati Humbahas Terima Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda P-APBD TA 2026
Humbanghasundutan

Bupati Humbahas Terima Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda P-APBD TA 2026

1 September 2026
Bupati Humbahas Presentasikan Matematika Gasing
Humbanghasundutan

Bupati Humbahas Presentasikan Matematika Gasing

28 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In