JAKARTA I galasibot.co.id — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyiapkan program revitalisasi sejumlah situs budaya dan cagar sejarah di Maluku Utara, termasuk kawasan Ternate dan Tidore. Rencana ini disampaikan saat meresmikan pengurus Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
Fadli menegaskan bahwa penataan situs budaya akan ditangani langsung oleh Direktorat Warisan Budaya. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan jejak sejarah ilmuwan Alfred Wallace di Ternate.
“Jejak Alfred Wallace di Ternate dapat dikembangkan menjadi bagian dari kekayaan sejarah dan pengetahuan yang dapat dikunjungi masyarakat,” kata Fadli Zon dalam keterangan resminya, Minggu (23/8/2026).
Potensi Sejarah Kepulauan Rempah
Maluku Utara memiliki posisi strategis sebagai Kepulauan Rempah yang terkoneksi dengan jaringan perdagangan dunia. Wilayah ini menyimpan peninggalan bersejarah seperti Benteng Oranje, Benteng Kalamata, serta cagar budaya Kesultanan Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan.
Pemerintah terus menjaga modal budaya nasional yang kini mencakup 2.727 warisan budaya takbenda dan 743 cagar budaya tingkat nasional. Menbud mendorong paguyuban HIKMU ikut melestarikan kekayaan tradisi tersebut.
Ketua Umum HIKMU periode 2026-2031 Askan Naim menyambut positif perhatian kementerian. Ia mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara berkontribusi nyata bagi daerah dan tanah air.
“Mari kita wujudkan kecintaan kepada tanah air dan tanah leluhur melalui karya, kepedulian, dan pengabdian yang nyata,” ujar Askan.(*)










