MEDAN I galasibot.co.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota mempercepat pemutakhiran data Indeks Desa. Langkah ini bertujuan meningkatkan jumlah Desa Mandiri sekaligus menekan angka Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal di Sumut.
Plt Kepala Dinas PMD Dukcapil Sumut Muhammad Suib menyampaikan hal tersebut dalam Temu Pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (28/8/2026). Menurutnya, data Indeks Desa menjadi pijakan utama agar program pembangunan daerah lebih tepat sasaran.
Evaluasi Kemajuan Desa Melalui Enam Dimensi
Suib menjelaskan bahwa Indeks Desa memotret performa desa melalui enam dimensi utama. Dimensi tersebut mencakup Layanan Dasar, Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Aksesibilitas, dan Tata Kelola.
Berdasarkan Kepmendes Nomor 342 Tahun 2025, Sumut memiliki 5.417 desa. Rinciannya terdiri atas 364 Desa Mandiri, 1.296 Desa Maju, 2.529 Desa Berkembang, 707 Desa Tertinggal, dan 521 Desa Sangat Tertinggal. Jumlah Desa Mandiri di Sumut tercatat naik 196 desa dari tahun 2024.
Sinergi Daerah dan Pendampingan Berkelanjutan
Pemprov Sumut telah mengundang dinas PMD dari 27 kabupaten/kota untuk menggelar rapat koordinasi terkait pemutakhiran data ini. Suib menegaskan sinergi antar instansi sangat krusial agar aparatur desa aktif menginput data perkembangan wilayahnya.
“Pembangunan yang tepat sasaran dimulai dari data yang benar. Jika data kuat, kebijakan pun akan tepat,” tegas Suib.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










