BINJAI I galasibot.co.id – Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn., bersama Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menjenguk korban pembegalan sepeda motor di Rumah Sakit Umum Djoelham Binjai, Selasa (12/05).
Kedua korban yakni Dini Ulva Mayori, warga Gang Wakaf, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, dan Yudha Ramadana, warga Jalan Sei Wampu, Tanah Seribu, Binjai Selatan, yang saat ini masih menjalani perawatan intensif akibat aksi kriminalitas tersebut.
Kehadiran Pemerintah Kota Binjai bersama jajaran Polres Binjai bertujuan memberikan dukungan moril sekaligus memastikan penanganan medis terhadap korban berjalan maksimal.
Dalam kesempatan tersebut, Hasanul Jihadi menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang dialami korban. Ia menegaskan Pemerintah Kota Binjai akan terus melakukan pembenahan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Kami Pemerintah Kota Binjai turut prihatin atas kejadian ini dan akan terus berbenah agar Kota Binjai menjadi lebih baik lagi,” ujar Hasanul Jihadi.
Ia juga memastikan seluruh pelayanan kesehatan terhadap korban diberikan secara maksimal tanpa dipungut biaya melalui program Universal Health Coverage (UHC). Selain itu, Pemko Binjai bersama Polres Binjai turut memberikan bantuan berupa santunan, sembako, dukungan psikologis, hingga fasilitas penunjang aktivitas korban.
Menurut Hasanul Jihadi, salah satu korban yang menjadi tulang punggung keluarga juga diberikan bantuan telepon genggam agar tetap dapat berkomunikasi dan mendukung aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Binjai turut meminjamkan sepeda motor kepada keluarga korban guna membantu mobilitas selama masa pemulihan dan proses penyelidikan berlangsung.
“Kami bersama Polres Binjai berupaya hadir untuk membantu para korban, baik secara moril maupun materiil. Pendampingan psikologis juga diberikan agar kondisi mental korban tetap terjaga,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Binjai juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi aksi kriminalitas dengan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
“Pemberantasan begal bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tidak ragu memberikan laporan agar tercipta rasa aman di Kota Binjai,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menegaskan pihaknya bersama Pemerintah Kota Binjai mengecam keras aksi pembegalan yang terjadi dan berkomitmen meningkatkan keamanan di wilayah hukum Kota Binjai.
“Kami telah membentuk tim khusus anti begal. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan melaksanakan patroli skala besar dengan melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor, pengecekan senjata tajam, serta patroli rutin setiap hari,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi maupun kejadian yang berkaitan dengan tindak kriminalitas.
“Kami akan selalu hadir untuk masyarakat dan memastikan keamanan serta kenyamanan warga Kota Binjai tetap terjaga,” ujarnya.(*)







