PARLILITAN I galasibot.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana. Melalui Dinas Sosial, Pemkab menyalurkan bantuan sosial tanggap darurat bagi keluarga Masro Sihotang dan Krisdayanti Panggabean, warga Dusun Sihabong Habong, Desa Sihas Dolok II, Kecamatan Parlilitan, yang rumahnya ludes terbakar pada Kamis (28/5/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung pada Jumat (29/5/2026), dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, termasuk Camat Parlilitan, Danramil, serta Kepala Desa Sihas Dolok II. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kadis Sosial, Rambe Mardongan Manalu, mewakili Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H.
Kronologi dan Dampak Musibah
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut menyebabkan rumah korban mengalami rusak berat. Kerugian material ditaksir cukup besar karena hampir seluruh harta benda keluarga tidak sempat terselamatkan.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, titik api diduga kuat berasal dari area dapur saat aktivitas memasak dengan kayu bakar sedang berlangsung. Meski api sempat membesar, kesigapan petugas Pemadam Kebakaran dari Posko Kecamatan Parlilitan berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke pemukiman warga lainnya. Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Bentuk Kepedulian Pemkab
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok (permakanan) dan pakaian (sandang). Kepala Dinas Sosial, Rambe Mardongan Manalu, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud hadirnya pemerintah di tengah kesulitan masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian Bapak Bupati terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban untuk kebutuhan mendesak pascakebakaran,” ujar Rambe.
Mitigasi Bencana ke Depan
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan tidak henti-hentinya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana kebakaran. Penggunaan kayu bakar untuk memasak di area yang dekat dengan material mudah terbakar agar dipastikan keamanannya. Masyarakat diharapkan senantiasa melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi rumah guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.(*)











