Buku bilingual Prabowonomics karya Yonge Sihombing kembali menghadirkan ulasan mendalam. Bab 4 karya ini membedah perjalanan politik Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.
Pengalaman Parlemen dan Pendirian Partai
Penulis Yonge Sihombing merinci langkah Prabowo dalam mendirikan Partai Gerindra. Selain itu, beliau mengulas kiprah panjang sang Presiden di parlemen Senayan.
Dinamika politik tersebut memperkuat komitmen Prabowo terhadap kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, beliau secara konsisten memperjuangkan ketahanan pangan, kemandirian energi, dan penuntasan ketimpangan sosial.
Pemberantasan Kartel dan Kebijakan Konstitusional
Perjalanan di dunia politik memberikan pelajaran berharga bagi Prabowo. Beliau menyadari bahwa undang-undang terbaik tidak akan berdampak tanpa keberanian melawan mafia ekonomi.
Oleh sebab itu, pemerintah meluncurkan Gerakan Besar Pemberantasan Korupsi. Langkah ini berjalan sejajar dengan penyempurnaan sistem penerimaan negara demi mengamankan anggaran rakyat.
Logika Hasil Terbaik Cepat untuk Rakyat Miskin
Selanjutnya, fondasi politik Prabowo selalu berakar pada Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945. Pasal 33 menjamin kedaulatan ekonomi nasional secara penuh.
Sementara itu, Pasal 34 mengharuskan negara hadir secara nyata untuk rakyat miskin. Setiap kebijakan politik harus memberikan dampak langsung yang terasa oleh masyarakat bawah.
Dengan demikian, pemerintah mengeksekusi program prioritas secara cepat dan tepat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Merah Putih menjadi wujud nyata keberpihakan tersebut.
Panduan Komprehensif Arah Pembangunan
Buku setebal 946 halaman terbitan Global Aksara Press ini merangkum biografi serta pemikiran ekonomi secara utuh. Karya ini memuat enam bagian utama yang relevan dengan arah pembangunan nasional.
Saat ini, The Prabowonomics Institute melayani pemesanan resmi buku edisi Bahasa Indonesia maupun Inggris. Masyarakat dapat mengakses informasi lengkap melalui kantor pusat di Jakarta Barat.(*)









