
Medan I galasibot.co.id
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus mendorong kemudahan investasi dan hilirisasi untuk meningkatkan daya tarik investor, serta menciptakan lapangan pekerjaan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pada tahun 2024, Sumut mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 48,271 triliun, meningkat signifikan sebesar 104,56% dibandingkan tahun 2023, melampaui target Rencana Pembangunan Daerah (RPD) yang ditetapkan.
Hal itu diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Effendy Pohan, saat membacakan pidato Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, pada apel pagi di lingkungan Pemprov Sumut di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (3/3/2025).
Effendy Pohan menjelaskan bahwa Pemprov Sumut, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), telah menyusun berbagai program untuk mendorong investasi dan hilirisasi. Salah satunya adalah dengan mengembangkan Aplikasi Sistem Informasi Kemudahan Investasi, yang bertujuan untuk mempermudah proses perizinan. Selain itu, pihaknya juga terus membina perusahaan dalam melaporkan investasi melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), serta mengawasi dan menyelesaikan kendala yang dihadapi oleh investor.
“Semakin efisien proses perizinan, semakin tinggi minat investor untuk berinvestasi di daerah kita,” ujar Effendy Pohan.
Sementara itu, realisasi investasi Sumut pada tahun 2024 tercatat mencapai Rp.48,271 triliun, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 104,56% dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp.39,057 triliun. Capaian ini bahkan melampaui target Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026 sebesar Rp40,35 triliun, dengan presentase pencapaian mencapai 119,63%.
Effendy juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat menargetkan investasi nasional sebesar Rp.13.528 triliun dalam lima tahun ke depan (2025-2029), yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi 3,74 juta orang.
Dengan pencapaian investasi yang terus meningkat, Effendy berharap peran aktif seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumut sangat penting, terutama dalam meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan etos kerja guna mendukung capaian target pembangunan daerah.
Apel pagi ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, staf, dan tenaga Non ASN di lingkungan Pemprov Sumut, yang turut mendukung upaya Pemprov Sumut dalam mewujudkan iklim investasi yang semakin kondusif di daerah ini.(*)











