Medan I galasibot.co.id
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Sekretariat Daerah mengumumkan hasil seleksi pengisian Jabatan General Manager (GM) dan Manager Badan Pengelolaan Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TC UGGp) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. Pengumuman ini disampaikan melalui surat elektronik dan edaran Nomor: 500.13/470/2025, yang dikeluarkan pada Selasa, 21 Januari 2025.
Proses seleksi yang dilaksanakan sejak tahap administrasi, rekam jejak, penulisan makalah, hingga wawancara, telah melalui pengawasan ketat oleh Panitia Seleksi (Pansel). Hasil akhir seleksi yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Effendi Pohan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, diumumkan pada Jumat, 17 Januari 2025.
Dari seleksi yang ketat ini, lima nama yang dinyatakan lulus dan ditetapkan untuk mengisi posisi penting di Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark adalah sebagai berikut:
- Azizul Kholis sebagai General Manager (GM)
- Debbie Riauni Panjaitan sebagai Manager Divisi Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan
- Tikwan Raya Siregar sebagai Manager Divisi Kerjasama, Promosi, dan Publikasi
- Ovi Vensus Hamubaon Samosir sebagai Manager Divisi Pendidikan, Konservasi, dan Pemberdayaan Masyarakat
- Petrus Parlindungan Purba sebagai Manager Divisi Pengelolaan Geologi, Keragaman Geologi, Keragaman Biologi, dan Keragaman Budaya
Azizul Kholis, yang merupakan Dosen dan Peneliti pada Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (Unimed), ditetapkan sebagai General Manager Badan Pengelola TC UGGp. Sebagai seorang profesional yang memiliki latar belakang akademis yang kuat, diharapkan Azizul Kholis dapat membawa pengelolaan Geopark Toba Kaldera ke arah yang lebih maju.
Selain itu, Pemprov Sumut juga mengumumkan lima nama lainnya yang terpilih sebagai Manager di divisi-divisi strategis yang mendukung pengelolaan dan pengembangan Geopark Toba. Proses seleksi ini bertujuan untuk memastikan posisi-posisi kunci tersebut diisi oleh individu yang kompeten dan memahami potensi pariwisata berkelanjutan yang dapat dikembangkan di kawasan Danau Toba, yang telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2020.
Seleksi ini melibatkan beberapa tahapan, termasuk pengajuan dokumen, wawancara, serta uji kompetensi. Diharapkan, pengisian jabatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan Geopark Kaldera Toba dan meningkatkan potensi kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Sebagai informasi, Geopark Kaldera Toba terletak di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, dan diakui sebagai salah satu UNESCO Global Geopark pada tahun 2020. Dengan status ini, kawasan ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata global sekaligus pelestari geologi, budaya, dan ekosistem yang unik.(*)










