MEDAN | galasibot.co.id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor mengapresiasi perayaan Pesta Olob-Olob Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Medan Barat di Hall Universitas Prima Indonesia, Jalan Ayahanda, Medan, Minggu (13/9/2026). Kehadiran jajaran Pemprov Sumut ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap rangkaian kegiatan sosial yang mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian publik, dan toleransi antarsesama.
Puncak perayaan ini digelar untuk memperingati 123 tahun masuknya Injil di Tanah Simalungun sejak tahun 1903. Rangkaian acara diisi dengan ibadah serta aksi kemanusiaan yang menjangkau jemaat dan masyarakat umum.
Timur Tumanggor menegaskan pentingnya menebar kebaikan tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun ras. Sikap saling peduli akan menciptakan keharmonisan serta ketenteraman di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kita berbuat baik kepada siapa pun, agama apa pun, suku apa pun, ras apa pun. Jika hal baik yang kita tanam, maka kebaikan pula yang akan kita tuai. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujar Timur Tumanggor di hadapan para jemaat.
Dukungan Rencana Rehabilitasi Rumah Pelayanan
Selain memuji aksi sosial gereja, Timur menyambut baik rencana rehabilitasi rumah pelayanan bagi para penginjil dan pendeta. Pemprov Sumut siap membuka ruang dukungan fasilitasi untuk memperlancar sarana pelayanan umat tersebut.
Ia mengimbau panitia agar segera mengajukan usulan bantuan secara resmi kepada pemerintah daerah. Langkah ini penting agar rencana pembangunan dapat masuk dalam skema dukungan program Pemprov Sumut secara transparan.
Semangat Peduli dan Berkontribusi untuk Masyarakat
Ketua Panitia Pesta Olob-Olob GKPS Resort Medan Barat Desni Maharani Saragih menjelaskan bahwa rangkaian perayaan ini mengusung semangat tema GKPS 2024–2029, yakni Gereja yang Peduli, Produktif, Mandiri, dan Membawa Berkah. Berbagai program kemanusiaan telah bergulir secara bertahap sejak Juli hingga Agustus 2026.
Pada acara puncak, panitia menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada 100 keluarga jemaat untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Panitia juga membagikan suvenir apresiasi kepada 47 anak Sekolah Minggu yang mengukir prestasi di bidang akademik, seni, dan olahraga.
“Rangkaian kegiatan sosial ini menjadi bukti komitmen jemaat untuk hadir membawa manfaat nyata di tengah-tengah masyarakat,” kata Desni Maharani Saragih.
Ragam Pelayanan Kesehatan dan Pasar Murah
Panitia telah melaksanakan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis kepada 290 peserta melalui kerja sama dengan RS Khusus Mata Pemprov Sumut. Selain itu, warga dapat memanfaatkan Pasar Murah sembako hasil kolaborasi bersama BULOG dan Disperindag Sumut, serta bazar produk kebersihan karya warga binaan LKP Kansi.
Sisi kepedulian luar daerah juga ditunjukkan melalui kunjungan kasih dan penyerahan bantuan logistik serta alat tulis ke Panti Asuhan BKM Marihat di Kabupaten Simalungun. Anak-anak Sekolah Minggu turut memeriahkan suasana melalui perlombaan senam dan mewarnai.
Layanan kesehatan gratis berhasil menjangkau 52 peserta pemeriksaan gigi dan mulut serta 94 peserta cek darah. Aksi donor darah bekerja sama dengan RSUP H. Adam Malik dan Dinkes Medan mengumpulkan 34 pendonor, melengkapi semarak perlombaan paduan suara dan olahraga Seksi Bapa dan Inang dalam rangka HUT ke-79 RI.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










