Medan I galasibot.co.id
Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, menghadiri Open House Imlek 2577 Kongzili yang dirangkaikan dengan Hari Suci Kwan Seng Tee Kuh, Minggu (1/3/2026). Kehadiran ini menjadi simbol silaturahmi, kebersamaan, dan semangat toleransi antarumat beragama di Medan.
Acara diselenggarakan oleh Pengurus Perkumpulan Persaudaraan Sejati Tao Yuan Tang Indonesia Medan, yang berlokasi di Komplek Citraland Gama City Blok B6 No. 8 Medan. Wong Chun Sen disambut hangat oleh pimpinan perkumpulan, Frengky Cheung, beserta seluruh jajaran pengurus.
Ritual Doa dan Persembahyangan
Acara dimulai dengan ritual doa dan persembahyangan kepada Dewa Kwan Seng Tee Kuh, sebagai ungkapan rasa syukur atas berkah kehidupan dan permohonan tuntunan kebijaksanaan, perlindungan, serta kedamaian bagi seluruh umat di tahun yang baru.
Asap dupa perlahan memenuhi altar sembahyang, melambangkan ketulusan doa dan harapan umat akan kehidupan yang penuh kebajikan, welas asih, dan keharmonisan. Nuansa sakral ini memperkuat makna spiritual perayaan Imlek sekaligus memperingati hari suci penting bagi umat Buddha.
Sambutan Ketua Permabudhi Sumut
Dalam kesempatan tersebut, Wong Chun Sen menyampaikan rasa syukur atas perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, yang menganugerahkan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan bagi dirinya dan keluarga sepanjang tahun lalu.
Ia berharap nilai-nilai Dharma tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pernyataan ini menegaskan pentingnya menebar kebajikan dan rasa syukur sebagai bagian dari praktik hidup beriman sehari-hari.
Ramah Tamah dan Persaudaraan
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah, memperkuat ikatan persaudaraan antarumat, serta meneguhkan semangat toleransi dan kedamaian di Kota Medan. Kehangatan suasana ini menjadi bukti nyata bagaimana perayaan Imlek dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarumat beragama.(*)










