Batam I galasibot.co.id, Anggota Polri diminta untuk melakukan keesiapan sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap keamanan pada pelaksanaan Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Tabana Bangun, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan Karorena Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, M.Si pada Upacara Hari Kesadaran Nasional, . Jumat (17/3/2023). di lapangan apel Mapolda Kepri.
Upacara Hari Kesadaran Nasional dipimpin langsung oleh Karorena Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, M.Si., sebagai Inspektur Upacara dan Komandan Pasukan Upacara Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Kepri AKBP Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K.
Selain itu juga dituntut kepedulian dan selalu memonitor perkembangan situasi. Karena potensi konflik sosial antar pendukung berbeda pilihan, rumah ibadah dijadikan tempat berkampanye dan perang dunia maya tidak akan terhindarkan, sehingga perlu perhatian khusus untuk mengantisipasi timbulnya gangguan nyata dari potensi permasalahan di atas secara dini.
Harus proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini dan pencegahan dini guna mengetahui dinamika perkembangan untuk selanjutnya dilakukan upaya pencegahan dan penanganan secara dini.”
“Oleh karena itu dalam mengamankan stabilitas Kamtibmas selama berlangsungnya pemilu tahun 2024 saya selaku Kapolda Kepri memerintahkan kepada para kasatker dan kasatwil Jajaran untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan di setiap tahapan pemilu sehingga dapat memberikan rasa aman kepada peserta maupun penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sehingga terselenggaranya pemilu secara demokrasi.
Pada upcara itu Kapolda Kepri juga menyampaikan “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil Polda Kepri dan jajaran atas kinerja dan loyalitasnya sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Kepri hingga saat ini secara umum dalam keadaan kondusif, ini harus terus dijaga dan dipelihara melalui kegiatan-kegiatan operasional Kepolisian yang dilaksanakan secara rutin dan terpadu dengan melibatkan instansi terkait”.
Jadikan upacara ini momentum untuk melakukan perubahan ke arah positif, baik dari sisi sikap, mental, dan kinerja. Di samping itu pula kita evaluasi hasil pelaksanaan tugas Polda Kepri bulan lalu karena pada hakekatnya kegiatan upacara seperti ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan dan pada gilirannya merupakan bentuk tanggung jawab pribadi dan pengabdian terhadap institusi Polri serta wujud ibadah terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan melakukan langkah antisipasi dan perbaikan sikap perilaku kedinasan yang lebih baik dan mendapat tempat dihati masyarakat.” Ujarnya.
Ditambahkannya , “Saat ini Provinsi Kepri sedang menghadapi cobaan berupa bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada senin 6 Maret 2023 di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna.
Hingga saat ini tim yang tergabung dalam Satgas bencana alam besar TNI Polri dan instansi terkait serta masyarakat telah berhasil menemukan 50 jenazah dan 4 jenazah dinyatakan masih hilang bukan jumlah yang sedikit dalam sejarah musibah di Provinsi Kepri untuk itu saya mengingatkan kepada seluruh personil bahwa musibah dan bencana dapat menimpa siapa saja dan kapan saja hendaknya kita saling mengingatkan untuk hal kebaikan karena bencana tersebut tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di tempat lain serta patut kita memanjatkan doa agar Kecamatan Serasan kabupaten Natuna segera pulih, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan serta kita dan keluarga terhindar dari bala dan bencana”.(*)
Penulis berita : Indra Sinaga
Editor : Wilfrid Sinaga










