Binjai | galasibot.co.id
Mewakili Wali Kota Binjai, Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi turut serta dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Lt. 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (14/2). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar berbagai pihak guna mengambil langkah strategis dalam pengendalian inflasi, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H dan ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Utara.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengimbau kepada setiap kabupaten/kota untuk mengoptimalkan Program Kerja Sama Antar-Daerah (KAD) dalam pengendalian inflasi. “Setiap daerah yang produksi pertaniannya telah mengalami surplus bisa membantu atau menyuplai daerah-daerah yang defisit,” ujarnya. Surya juga menekankan pentingnya penyelenggaraan pasar murah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Rudy Brando Hutabarat, mengungkapkan bahwa strategi pengendalian inflasi yang tepat dapat mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi, serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Rudy juga menyampaikan bahwa pada Februari 2025, Sumatera Utara mengalami deflasi sebesar -0,63% (m/m), dengan inflasi tahunan sebesar 0,73% (y/y), yang disebabkan oleh penurunan tarif listrik dan terkendalinya harga pangan.
Lebih lanjut, Rudy menyebutkan bahwa gerakan pasar pangan murah telah dilaksanakan sebanyak 74 kali hingga 12 Maret 2025, dengan memastikan kelancaran distribusi melalui sidak pasar dan distributor yang dilakukan sebanyak 73 kali. Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah dalam menjalankan program 4K, yaitu Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif, untuk memastikan kelancaran pasokan pangan selama HBKN Idul Fitri 1446 H.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekdaprov Sumatera Utara Muhammad Armand Effendy Pohan, Forkopimda se-Sumatera Utara, Kepala BPS Sumut, Kepala Bulog yang diwakili, serta seluruh kepala daerah dan perwakilan kepala daerah se-Sumut.(*)











